Satpol PP Menyegel Perumahan Bojong Gede Resident, Izin Belum Lengkap Sudah Dipasarkan

TEGAS: Satpol PP menyegel salah satu bangunan di Perumahan Bojong Gede Resident, kemarin.

TEGAS: Satpol PP menyegel salah satu bangunan di Perumahan Bojong Gede Resident, kemarin.

POJOKSATU.id, BOJONGGEDE-Satpol PP Kabupaten Bogor, menyegel dan menghentikan sementara kegiatan yang dilakukan PT Riscon sebagai pengembang Perumahan Bojong Gede Residen di Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede, kemarin.

Kabid Binariksa Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mengatakan, tindakan tegas tersebut dilakukan untuk menegakkan Perda nomor 4 tahun 2015 tentang ketertiban umum.

Menurut dia, pihaknya melakukan penyegelan lantaran perizinan perumahan dengan luas tanah 3,7 hektare tersebut belum lengkap. “Setelah ada laporan dari pihak kecamatan, kami langsung menindak,” katanya saat ditemui di lokasi.

Dia menegaskan, penyegelan tersebut dilakukan agar para konsumen tidak dirugikan karena pihak pengembang yang terus melakukan transaksi jual beli. Padahal, proses perizinan belum selesai. “Sampai saat ini, belum ada izin jadi kami berhentikan kegiatan pembangunannya,” tambah Agus.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihak pengembang harus menaati aturan yang sudah berlaku di Kabupaten Bogor. Jika tidak, Satpol PP tidak segan-segan untuk menindak tegas pelanggar perda. Bahkan, dia menambahkan tak segan-segan untuk menutup perumahan. “Nampaknya, proses perizinan akan sulit, karena aspek peruntukan tanahnya tidak sesuai,” terang Agus.

Sementara itu, Kepala proyek PT Riscon, Idris Wibowo berjanji, pihaknya segera mengurus perizinan. Dia mengaku, baru dua bulan mengurus perumahan itu.

Menurutnya, saat ini di luas tanah 3,7 hektar baru terbangun sekitar 120 unit rumah siap huni, dari rencana total pembangunan sekitar 280 unit, dengan harga jual Rp126juta sampai Rp150 juta per unit.

Sementara itu, kata dia, 120 rumah yang ada di Bojong Gede Resident sudah laku terjual oleh PT Krakatu Ika. “Kami juga akan mendata ulang konsumen PT Krakatau Ika sebelum memasarkan kembali,” pungkasnya. (rub/c)

Feeds