Tilang Elektronik Segera Berlaku

PANTAUAN UDARA: Kondisi persimpangan Jalan Raya Pajajaran, Baranangsiang, dari udara. Di kawasan ini, program tilang elektronik bakal di terapkan.

PANTAUAN UDARA: Kondisi persimpangan Jalan Raya Pajajaran, Baranangsiang, dari udara. Di kawasan ini, program tilang elektronik bakal di terapkan.

POJOKSATU.id, BOGOR-Tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (e-TLE) segera berlaku di Kota Hujan. Aturan ini sedang dibahas di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor.

“Rencana ini sudah masuk. Nanti kami bekerja sama dengan Polres Bogor Kota untuk prosesnya,” papar Kepala Bappeda Kota Bogor Suharto.

Basic penerapan e-TLE didasari oleh pemindahan data pengendara ke sistem digital atau yang disebut electronic registration identification (ERI). Kelak, setiap pengendara yang melanggar peraturan dan terkena tilang, langsung dipotong melalui rekening bank.

“Nantinya, untuk membayar pajak STNK yang biasa dilakukan setiap tahun tidak harus ke Samsat, namun online. Ini yang kemudian menjadi awal pemotongan melalui rekening,” jelasnya.

Bagaimana sistem penerapan e-TLE? Para pengendara yang kedapatan melanggar aturan akan terdokumentasi pelat nomor kendaraannya. Dokumentasi berbentuk foto itu tersinkronisasi dengan data yang ada di ERI. Selanjutnya, berdasarkan data di ERI, kepolisian akan langsung mengirimkan surat tilang ke alamat si pelanggar.

“Rencana ini masuk dalam masterplan transportasi Kota Bogor alis B-top, kita berharap realisasinya segera dilakukan,” jelas mantan Kepala Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor tersebut.

Untuk penerapan tilang elektonik ini,  ruas jalan yang dikenakan ERP adalah yang memenuhi syarat volume kendaraan per kapasitas sebesar 0,9 ke atas. Atau, ruas jalan dengan kepadatan kendaraan yang sudah mendekati kapasitas jalan. Salah satunya bilangan Pajajaran. (ind/c)

Feeds