Jalan Rusak Bertambah 245 Kilometer

BERBEDA: Jalan alternatif menuju Sentul City masih berbatu. Sedangkan, jalan penghubung SiCC mulus, kemarin.

BERBEDA: Jalan alternatif menuju Sentul City masih berbatu. Sedangkan, jalan penghubung SiCC mulus, kemarin.

POJOKSATU.id, BABAKANMADANG-Jalan rusak di Kabupaten Bogor, masih menjadi persoalan yang jadi sorotan banyak pihak. Faktor curah hujan tinggi dan kendaraan berat yang kerap melintasi di sejumlah jalan yang ada, dituding jadi penyebab tingginya tingkat kerusakan.

Salah satunya, di Jalan penghubung sentul city dengan Desa Citaringgul. Hingga kemarin, kondisinya masih berbatu. Padahal, jalan yang berada di sebelahnya yakni penghubung ke SICC dalam kondisi mulus.

“Seharusnya, pemkab malu. Sebab, jalan penghubung sentul city setiap hari banyak dilalui berbagai jenis kendaraan bermotor,” keluh Irawan (33) salah satu pengemudi motor.

Warga Desa Cipambuan itu mengatakan, sudah banyak pengendara motor yang terjatuh karena licin maupun terkena batu. “Semoga bisa segera diaspal,” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Binamarga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor membentuk Tim reaksi cepat (TRC) untuk penanganan kerusakan jalan dan jembatan. “TRC Penanganan jalan, jembatan dan pengairan ini dibentuk agar persoalan kerusakan bisa ditangani secara cepat,” ujar, kepala DBMP Kabupaten Bogor, Edy Wardani kepada Radar Bogor usai penyerahan SK dan seragam Rompi Dinas kepada anggota TRC, di halaman UPT Jalan dan Jembatan Cibinong, akhir pekan kemarin.

Ia menambahkan, tim dirancang sebagai respon atas aspirasi dan kritikan masyarakat tekait kondisi jalan yang ada di Kabupaten Bogor. Selain itu, kata dia, tim ini dibentuk sebagai komitmen DBMP untuk memberikan pelayanan maksimal dalam penyediaan infrastruktur jalan yang mantap, sebagaimana indikator penciri Kabupaten termaju yang diamanatkan Bupati Bogor. “Setelah SK ini diterima, saya berharap tim segera bergerak menginventarisir kerusakan jalan dan bergerak cepat melakukan penanganan,” kata dia.

Menurut dia, total panjang jalan di Kabupaten Bogor mencapai 1.749 kilometer. Berdasarkan data Desember 2014, kondisi jalan yang rusak mencapai 284 kilometer. Namun, tingginya curah hujan dalam tiga bulan terakhir, membuat kerusakan bertambah 245 kilometer menjadi 529 kilometer.

Kerusakan paling parah terdapat di Kecamatan Rumpin, Gunung Sindur, Ciseeng, Gunung Putri, Cileungsi, Klapanunggal, dan Jonggol. Unit teknis DBMP masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara pasti, total panjang kerusakan jalan.

Adapun  untuk  perbaikan jalan itu, pemerintah Kabupaten Bogor  telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar.  Proses pengerjaan, rencananya akan dilakukan mulai bulan ini, atau setelah proses lelang selesai.

Sementara itu, Kepala TRC Penanganan Jalan, Jembatan dan Pengairan, Nana Supriatna mengatakan, kini memiliki anggota sepuluh orang. (ful/c)

Feeds