Soal UN Dikawal Ketat

DATANG: Petugas Disdik Kota Bogor saat menerima kiriman soal UN, kemarin.

DATANG: Petugas Disdik Kota Bogor saat menerima kiriman soal UN, kemarin.

POJOKSATU.id, BOGOR-Pendistribusian soal ujian nasional (UN) untuk siswa SMA/SMK di Bogor mendapat pengawalan ketat. Selain penjagaan dari kepolisian, Dinas Pendidikan (disdik) Kota dan Kabupaten Bogor juga menempatkan sejumlah CCTV di ruang penyimpanan soal.

Kemarin ratusan boks berisikan soal-soal UN telah tiba. SMAN 1 Bogor, MAN 2, dan SMKN 1 Bogor menjadi tempat penyimpanan soal UN yang ditunjuk disdik Kota Bogor. Sementara untuk kabupaten berada di SKB, Keradenan, Cibinong.

“Soal-soal ini dijaga ketat oleh panitia pengawas dan beberapa anggota kepolisian,” kata Kadisdik Kota Bogor Edgar Suratman, kemarin. Pendistribusian baru akan dilakukan pada Senin sekitar pukul 05:00 ke sekolah-sekolah. “ Pendistribusian dilakukan bertahap, tidak sekaligus.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Disdik Kota Bogor Jana Sugiana menyebutkan, disdik menunjuk IPB untuk melakukan pemeriksaan dan pemimdaian lembar jawaban (LJ) UN.

“IPB ini akan memindai LJUN dari kota dan Kabupaten Bogor, kota/kabupaten Sukabumi dan Depok. Setelah selesai baru di kirim ke UPI Bandung,” tandasnya.

Jana juga mengungkapkan, soal yang sudah diterima kemudian akan dipisahkan berdasarkan mata pelajaran, di sub rayon masing-masing. Yakni SMAN 1 dan SMKN 1. “Kemudian soal akan didistribusikan ke sekolah-sekolah pada hari H ujian. Soal untuk UN hari Senin disitribusikan pada hari Senin, begitu terus sampai hari terakhir,” kata Jana.

Peserta UN yang tercacat di Kota Bogor ada 19.433 siswa, dari 151 sekolah. Sebanyak 6.599 peserta dari 10 SMA Negeri dan 39 Swasta di kota Bogor, dan 11.826 peserta dari 87 SMK. Serta 1.008 peserta dari 15 sekolah Madrasah Aliyah (MA) di kota Bogor.

Sementara, tercatat ada 48.563 peserta UN dari 563 sekolah di Kabupaten Bogor. Jumlah itu terdiri dari 15.028 siswa SMA, 26.629 siswa SMK, 4.789 siswa MA, dan 2.117 peserta kesetaraan Paket C.

“Terdapat 31 subrayon, yang terdiri atas 11 subrayon SMA, 15 subrayon SMK, dan lima subrayon Madrasah Aliyah (MA),” kata Kepala Seksi SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, yang juga menjabat sebagai Sekretaris UN Kabupaten Bogor, Hidayat.

Seluruh soal, dicek jumlahnya dan disimpan di Sanggar Kebudayaan Bogor (SKB), sebelum didistribusikan ke seluruh subrayon yang ada di Kabupaten Bogor.

“Setelah didistribusikan ke masing-masing sub rayon, akan dilakukan pemeriksaan dan pengecekan untuk memastikan soal ujian tidak tertukar atau salah guna menghindari terjadinya kendala saat pelaksanaan ujian berlangsung,” papar Hidayat.(cr2/viv/c)

Feeds