Sekda Harus Komunikatif dan Fleksibel

Jenal Mutaqin, Ketua Komisi A DPRD Kota Bogor

Jenal Mutaqin, Ketua Komisi A DPRD Kota Bogor

POJOKSATU.id, BOGOR–Kabar penggantian posisi Sekretaris Daerah (Sekda) direspon Ketua Komisi A DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin. Jenal mendukung langkah itu, karena posisi Sekda strategis dan penting sebagai penyambung lidah walikota kepada SKPD dan dewan.

“Melihat kondisi sekarang, dibilang sudah baik pun belum. Kami kadang kesulitan saat ingin berkomunikasi. Istilahnya, ada ruang yang terputus antara dewan dengan walikota,” keluh Jenal kepada Radar Bogor, kemarin.

Pejabat Sekda seharusnya dapat menjalin komunikasi yang baik. Itu agar tercipta sinergitas antara eksekutif dengan semua elemen pendukung. Peran Sekda juga seharusnya bisa menjembatani kebijakan walikota agar bisa direalisasikan oleh dinas dan instansi terkait.

Jenal menuding, rusaknya komunikasi dewan dengan walikota karena kontribusi Sekda di dalamnya. “Entah kesalahan dari walikota yang tidak ada komunikasi dengan Sekda, atau putus di Sekda. Yang jelas, Sekda harus orang yang bisa menjalankan roda pemerintahan. Jelas SDM-nya, juga memiliki kemampuaan komunikatif dan fleksibel,” cetusnya.

Sementara menanggapi kabar Ade Sarip berniat melenggang ke tingkat Provinsi, Jenal memberi apresiasi. Jika itu benar terjadi, maka walikota harus memilah calon pengganti yang memiliki kriteria yang lebih baik.

“Itu hak pribadi sekda. Kemampuannya mungkin ingin mencoba mengadu nasib ke tingkat lebih tinggi. Fungsi Sekda ini sangat strategis, pimpinan dari semua SKPD, OPD dan Kepala Dinas,” tandasnya.

Senada Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman menekankan bahwa niatan Sekda untuk maju berkompetisi ke tingkat provinsi, merupakan hak penuh pribadi. “Itu hak individu. Siapa tahu beliau (Ade Sarip) ingin ikut kompetisi di pengisian Sekda Provinsi. Itu hak dia,” tutupnya.(dhi/c)

 

Feeds