Pembangunan Sodetan Kranggan Belum Jalan, DBMP Dituding Lamban

BIANG KEMACETAN: Sodetan Kranggan, Desa Puspasari, hingga kini belum juga dibangun DBMP Kabuoaten Bogor. Padahal, pemilik lahan sudah menghibahkan tanahnya untik dijadikan jalan agar kemacetan bisa diatasi.

BIANG KEMACETAN: Sodetan Kranggan, Desa Puspasari, hingga kini belum juga dibangun DBMP Kabupaten Bogor. Padahal, pemilik lahan sudah menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan agar kemacetan bisa diatasi.

POJOKSATU.id, CITEUREUP-Pembangunan sodetan Kranggan, kini terganjal pemberkasan. Sebab, pemilik tanah sudah menghibahkan lahannya untuk kepentingan umum. Pembangunan sodetan ini untuk mengurai kemacetan yang setiap hari terjadi di pertigaan Kranggan.

Kasubag Program dan Pelaporan Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor, Andri Wistianto menerangkan, pihaknya sedang mengecek berkas. “Semua berkas sedang kami periksa dan verifikasi,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, kemungkinan besar dalam pemberkasaan terkait status tanah, proses pembebasan ada kekurangan yang mesti dilengkapi. “Kalau ada kekurangan, maka bisa disempurnakan,” terangnya.

Terkait berkas apa saja yang telah lengkap dan masih kurang, Andri mengaku belum bisa menjabarkannya ke publik. Dikonfirmasi terpisah, Camat Citeureup, Teddy Pembang menerangkan, proses pembebasan lahan tak lagi jadi soal.

Pasalnya, tanah 52 meter itu telah dibebaskan dari pemiliknya. “Pemiliknya Budi sudah menghibahkan tanah itu untuk kepentingan umum. Jadi tidak ada lagi masalah dengan tanah,” tukasnya.

Menurutnya, penyelesaian masalah sodetan itu tinggal keseriusan DBMP. “Kelambanan sebenarnya ada di Bina Marga. Entah terkendala apa, sehingga Bina Marga terkesan lambah mengekerjakannya,” sindirnya.

Hingga kemarin, simpang Krangkan, Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, jadi titik kemacetan. Terutama saat jam-jam sibuk. Seperti pagi, sore, dan malam. “Kalau tidak segera dibangun, maka akan terus macet dan membuat pengguna jalan bisa stres,” tukasnya.(azi/c)

Feeds