Kader PDIP Meradang

Adriansyah

Adriansyah

POJOKSATU.id, BOGOR-Penangkapan tiga politisi PDIP oleh KPK pada saat beralangsungnya Kongres, di Bali, membuat sejumlah kader banteng meradang.

Salah satunya Sekretaris DPC PDIP Kota Bogor, Atty Somaddikarya. Melalui pesan black berry messengger (BBM), Atty mempersilahkan KPK memproses kader PDIP yang tertangkap tangan. “Penegakan hukum dan upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan. Walaupun itu melibatkan partai pemenang pemilu,” tuturnya kepada Radar Bogor.

Menurutnya, apa yang telah dilakukan kader merupakan tindakan yang memalukan. Ia pun memastikan, kader trsebut akan diberikan sanksi berupa pemecatan oleh DPP. “Silahkan pindah partai bila ingin korupsi,” tegas anggota Komisi B DPRD Kota Bogor ini.

Kendati demikian, Atty meminta agar dugaan pelanggaran hukum tidak dikaitkan dengan citra partai. Karena menurutnya, permasalahan korupsi  merupakan masalah pribadi. “Tidak ada kaitannya dengan partai. Ini murni kesalahan pribadi,” singkatnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP  Megawati Soekarnoputri menegaskan PDIP harus memiliki sikap yang jelas. Setiap kader yang bergabung dengan PDIP demi uang atau mencari hidup dalam partai diminta untuk keluar.

Diberitakan sebelumnya, dalam operasi tangkap tangan Kamis (9/4), KPK menangkap tiga orang kader PDIP dari Bali dan Jakarta. Di Bali, KPK menangkap Adriansyah dan seseorang berinisial AK di salah satu hotel di kawasan Sanur, Bali. Dari hotel tersebut, KPK menyita sejumlah uang dalam pecahan dolar Singapura dan rupiah.

Mantan Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan selama dua periode itu, diduga terlibat serah terima uang terkait pengurusan izin tambang di Kalimantan. (tik/c)

Feeds