Asyik Keluyuran, 24 Pelajar Diamankan

DIBINA: Puluhan pelajar yang diamankan diberikan pembinaan oleh Muspika Kecamatan Leuwiliang, kemarin.

DIBINA: Puluhan pelajar yang diamankan diberikan pembinaan oleh Muspika Kecamatan Leuwiliang, kemarin.

POJOKSATU.id, LEUWILIANG-Tak kurang dari 24 siswa beseragam sekolah terjaring razia Satgas Pelajar dan Muspika Leuwiliang, kemarin. Operasi gabungan saat jam belajar ini menyisir Gunung Bubut, Desa Karacak, Terminal Leuwiliang, Pasar Leuwiliang, warnet, dan rental Play Station.

Camat Leuwiliang Chairuka Judhyanto mengatakan, kelakuan puluhan pelajar ini tak patut ditiru. Mereka bukannya belajar, malah keluyuran di terminal, pasar, dan asyik main di warnet.

Dari 24 pelajar yang terjaring razia itu, banyak juga di antaranya perempuan. “Pada jam belajar mereka tidak sekolah. Mereka kami data agar tidak mengulangi perbuatannya. Pelajar ini juga akan dilaporkan ke sekolah dan orang tua,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Yang terjaring itu, kata dia, siswa SMP dan SMA di Leuwliang. “Kami juga memeriksa HP, apakah ada gambar porno atau video tawuran,” paparnya. Kanit Satpol PP Kecamatan Leuwiliang, Ahmad Haerudin menambahkan, pelajar ini diberikan pembinaan di Kantor Kecamatan.

Tidak sedikit dari mereka tak membawa indentitas dan menyebutkan nama palsu. “Mereka kami foto sebagai bukti. Identitas yang diberikan siswa ketahuan palsu setelah kami datang ke sekolahnya,” terangnya.

Ketika disebutkan nama, pihak sekolah tidak tahu. Namun, setelah ditunjukan fotonya, benar ada pelajar bersangkutan. Ahmad memaparkan, banyak alasan dikatakan para pelajar ini untuk mengibuli petugas.(abe/c)

Feeds

Pelantikan Rahmat-Tri Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Ada 713 Bacaleg di Kota Bekasi

Sebanyak 713 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari 16 partai politik, mendaftar ke KPU Kota Bekasi untuk menjadi anggota DPRD …
Eks Presiden Korsel Terancam Mati di Bui

Eks Presiden Korsel Terancam Mati di Bui

Park Geun-hye kemungkinan besar bakal menghabiskan seluruh sisa umurnya di balik jeruji besi. Kemarin (20/7/2018) Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan …