Vertikal Garden Jadi Lahan Parkir

ALIH FUNGSI: Vertical garden di pagar pembatas pedestrian Stasiun Bogor beralih fungsi menjadi lahan parkir liar.

ALIH FUNGSI: Vertical garden di pagar pembatas pedestrian Stasiun Bogor beralih fungsi menjadi lahan parkir liar.

POJOKSATU.id, BOGOR-Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menyesalkan minimnya pengawasan taman vertikal di kawasan Stasiun Bogor. Kawasan itu malah berubah fungsi menjadi area parkir liar.

“Jadi toilet umum juga kalau malam. Cium saja, bau pesing,” tutur warga Paledang, Eko kepada Radar Bogor.

Kabid Pertamanan pada DKP Kota Bogor Yadi Cahyadi mengaku sudah berkali-kali menegur dan memperingatkan. Namun bukannya tertib, justru kian hari area parkir semakin melebar.

“Petugas kita di lapangan dibuat pusing sama parkir liar. Sudah sering ditegur, malah dicuekin,” keluhnya.

Namun Yadi mengaku tak mampu berbuat lebih jauh lagi atas pelanggaran etika itu. Pasalnya, pengawasan dan penindakan bukan kewenangan DKP. Ada instansi lain yang bertanggung jawab yakni Satpol PP.  “Terkait penertiban ini sudah bukan ranah DKP lagi.  Itu semua sudah ranah Satpol PP serta DLLAJ,” tukasnya.

Kondisi itu membuat sejumlah anggota dewan berang. DLLAJ dan Satpol PP diminta segera bertindak. Parkir liar itu melanggar Undang-undang no 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan.

“Harus segera ditertibkan. Kecuali DLLAJ mendapat retribusi dari parkir tersebut karena kekurangan lahan parkir di sana,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi.

Yus berjanji akan memanggil DLLAJ dan mempertanyakan kondisi tersebut, pekan depan. “Kami akan pertanyakan kenapa bisa terjadi,” tukasnya(all/c)

Feeds