Korban Dibunuh dengan Sadis

REKONSTRUKSI: Tersangka memperagakan adegan pembunuhan anak jalanan di Desa Pengasinan, kemarin.

REKONSTRUKSI: Tersangka memperagakan adegan pembunuhan anak jalanan di Desa Pengasinan, kemarin.

POJOKSATU.id, GUNUNGSINDUR-Polsek Gunungsindur, merekontruksi kasus pembunuh anak jalanan di Prempatan Pasar Prumpung, kemarin. Dari rekontruksi itu, nampak kedua pelaku menghabisi korban dengan sadis.

Kasus pembunuhan ini terjadi di Kampung Kebon Kopi, Desa Pengasinan, Desember 2014. Dua pelaku, yaitu Irvan alias Keling (20) dan Nanang (21), tega menghabiasi temannya sesama anak jalanan, Saprosi, warga Depok.

Kanit Reskrim Polsek Gunungsindur, AKP Budi Santoso mengatakan, dari bukti dan hasil rekontruksi,  pembunuh anak jalanan adalah dua pelaku. “Rekonstruksi dilakukan di tiga tempat kejadian perkara (TKP) dengan 25 adegan,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Sebelum membunuh, pelaku sempat mengajak korban beli minuman di supermarket. Setelah itu mereka balik ke kontraka di Gunungsindur. Pembunuhan itu berawal saling ejek. Pelaku membunuhnya dengan cara menusuk perut dan menggorok leher korban.(rp7/c)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …