Deadline PT KAI Dua Pekan, Lengkapi Izin Parkir Bertingkat

BODONG: Parkir bertingkat di Stasiun Bogor sudah beroperasi meski belum mengantongi izin.

BODONG: Parkir bertingkat di Stasiun Bogor sudah beroperasi meski belum mengantongi izin.

POJOKSATU.id, BOGOR–Pemkot melunak soal pelanggaran izin stasiun bertingkat PT KAI. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT–PM) Kota Bogor, Denny Mulyadi memberi waktu dua pekan kepada PT KAI untuk melengkapi perizinan.

“Manajemen (PT KAI) diberi waktu dua minggu ke depan untuk lengkapi proses Amdal, UKL-UPL yang sampai saat ini belum ada,” kata Denny kepada Radar Bogor kemarin.

Tak hanya itu, Denny berjanji proses perizinan tak akan ribet dan hanya sebentar. Atau jika masih keberatan, PT KAI bisa menunjuk pihak ketiga untuk menyelesaikan proses Amdal UKL-UPL. “Tapi kalau lewat dua minggu, pasti ada sanksi,” tegasnya. Sanksi tak hanya peringatan, tapi juga penyegelan dan pembongkaran oleh Satpo PP.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A DPRD kota Bogor Nazamuddin baru berencana memanggil manajemen PT KAI untuk mengonfirmasi parkir bertingkat stasiun Bogor. Meski kesepakatan antara PT KAI dengan DPRD pada inspeksi mendadak Maret lalu, belum direalisasi sama sekali.

“Harusnya pengelola parkir tidak mengoperasikan tempat itu sebelum mengantongi izin yang diperlukan,” tukasnya.(mer/c)

Feeds