Sopir Truk Maut Masih Diburu

KECELAKAAN: Truk yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cisarua, Rabu (11/3) lalu.

KECELAKAAN: Truk yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cisarua, Rabu (11/3) lalu.

POJOKSATU.id, CISARUA–Petugas Satlantas Polres Bogor masih memburu sopir truk maut di Tanjakan Cibulan, Kelurahan Cisarua, Rabu (11/3). Sebab, hingga kini sopir truk yang menewaskan dua orang itu masih buron. Sopir truk tronton B 9001 HQ ini melarikan diri dan enggan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kanitlaka Polres Bogor, Ipda Asep Saepudin mengatakan, pihaknya sudah melengkapi berkas untuk penangkapan pelaku berinisial SP (35). Pelaku diketahui berasal dari Pandeglang, Banten. Pihaknya sudah mendatangi rumah pelaku, namun tidak ada. “Kami sudah kejar hingga ke rumahnya,” terangnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Dia menambahkan, SP akan dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman enam tahun penjara. “Pelaku akan kami masukkan daftar pencarian orang (DPO),” jelasnya.

Kemarin, salah seorang korban kecelakaan, Dimas Herimulyana (30) mendatangi Unit Laka Polsek Ciawi. Warga Kampung Pasang Grahan, Desa Citeko, Cisarua, ini berterima kasih pada polisi karena mobilnya yang rusak telah diganti pihak asuransi. “Ini berkat dorongan dari polisi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan ini melibatkan sepuluh kendaraan, yaitu lima mobil dan lima motor. Truk meluncur kencang di turunan Cibulan karena rem blong. Truk pertama menabrak Avanza dan menabrak truk.

Tak sampai lima meter, truk banting setir ke kiri, menghantam warnet dan satu motor yang terparkir. Benturan keras itu pun menyebabkan kebakaran di depan ruko.

Kemudian, dari arah berlawanan melaju kencang mobil Mitsubishi Pickup F8867 WQ.  Melihat badan truk menutupi badan jalan, mobil coba menghindar dengan membanting setir ke kiri.

Nahas, seorang warga yang melintas tertabrak mobil. Selain itu, Mitsubishi ini juga menghantam pohon dan beberapa motor yang diparkir. Di saat yang bersamaan, dua kendaraan di belakang mobil tersebut ikut menghantam.(hur/c)

Feeds