Ade-Iwan Paling Berpeluang Menjadi F2

Ade Munawaroh Yanmar - Iwan Setiawan

Ade Munawaroh Yanmar – Iwan Setiawan

POJOKSATU.id, BOGOR – Hari ini koalisi pengusung Rachmat Yasin – Nurhayanti (Pilbup 2013) akan menentukan dua nama calon wakil bupati. Nama Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Ade Munawaroh Yanwar (AMY) dan Ketua DPC Gerindra Iwan Setiawan digadang-gadang bakal mulus ke sidang paripurna DPRD untuk menjadi F2 (sebutan untuk wakil bupati).

“Ya dari kelima kandidat tersebut, saya melihat keduanya mempunyai kans kuat. Namun secara politis AMY lebih unggul (didukung PKB,PPP dan PKPI).  Dalam beberapa kesempatan dia juga sudah diberikan signal oleh bupati, sebagai calon mitra  yang mampu bekerja sama,” ujar pengamat politik Yusfitriadi kepada Radar Bogor.

Menurut dia, peta koalisi sekarang sedang pecah. Hal itu berkaca pada hasil musyawarah  koalisi yang menghasilkan lima nama. “Kalau begini, hampir setiap parpol mengusulkan satu calon, sangat menarik. Namun saya melihat mereka (koalisi,red) seakan-akan berkoalisi padahal mereka bergerak masing-masing,” jelasnya.

Seperti diketahui dalam rapat koalisi ´kerahmatan´ Rabu (1/4) menghasilkan lima nama bakal calon Wakil Bupati Bogor.  Ade Munawaroh Yanwar (AMY) yang didukung tiga partai koalisi yakni PPP, PKB dan PKPI. Partai Hanura, Lilis Sutiarsih. Kemudian ada Wasto yang diusulkan PKS, Momon Pormono dari Partai Demokrat dan  Iwan Setiawan dari Partai Gerindra.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bogor Iwan Setiawan mengaku, komunikasi politik antara Gerindra dan partai koalisi terus berjalan. Untuk konstelasi dan kekuatan di koalisi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor itu optimis dirinya akan diusulkan ke Nurhayanti.  “Insya Allah dari dua calon yang diusulkan salah satunya dari Gerindra,” bebernya.

Format musyawarah, nampaknya tak akan berbeda jauh dengan musyawarah sebelumnya. Yakni, melanjutkan usulan koalisi partai yang belum mengajukan calon dan menentukan dua calon wakil bupati untuk diusulkan.

“Seharusnya pada pertemuan lalu, kita sudah mengantongi dua nama. Namun, karena Golkar dan PAN belum mengusulkan kita beri kesempatan sekali lagi. Setelah itu dilanjutkan dengan musyawarah memilih dua nama calon wakil bupati,” beber Iwan.

Terpisah, ketua DPC PPP Ade Munawaroh menjelaskan, musyawarah akan berjalan sebagaimana biasanya musyawarah atau  pada umumnya. Karena kali ini diikuti partai koalisi, kemungkinan format musyawarah bisa berubah sesuai dengan situasi. “Saya kira akan berjalan dinamis. Namun  tidak bisa diprediksi,” jelasnya.

Tak berbeda jauh dengan Iwan di Gerindra, AMY juga terus menjalin komunikasi dengan partai koalisi. “Ya tetap komunikasi. Semuanya berjalan dengan baik,” tutupnya.

Sementara itu, bakal Calon Wakil Bupati dari PKS Wasto mengaku, tak tahu menahu perihal mekanisme musyawarah yang dilaksanakan hari ini. Dia juga sedang irit bicara tentang penunjukan dirinya mewakili PKS. “Saya gak tau tentang mekanismenya,” singkatnya.

Terpisah, Partai Golkar dan PAN masih menutup rapat informasi terkait siapa yang akan mereka usung. Santer tersiar jika Golkar akan mendorong Hidayat Royani sebagai calon pendamping Nurhayanti.

Informasi yang diperoleh, nama Sekretaris DPD Golkar Kabupaten Bogor itu disepakati dalam pertemuan hampir seluruh pengurus DPD dan anggota Fraksi Golkar di rumah makan Bambu Haur, jalan alternatif Kandang Roda-Sentul, Senin petang (6/4). Ketua Bidang Organisasi DPD Golkar Kabupaten Bogor Alan Tandiar membenarkan kabar ini.“Golkar sudah Hidayat Royani. Tapi kalau di fraksi saya belum tahu siapa lagi yang diusulkan. Lengkapnya bisa tanya ke ketua fraksi (A. Tohawi),” ucapnya.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor Ade Ruhandi hingga tadi malam belum mau berkomentar soal ini. “Fraksi terus menjajaki segala komunikasi. Saya juga minta ke mereka tetap menghormati calon dari partai lain,” kilahnya.(ind/tik/dkw/c)

Feeds