Penculik Gadis Remaja Bogor Pakai Ilmu Hitam

Korban dan kakaknya sedang berdiri di depan toko souvenir sebelum diculik

Korban dan kakaknya sedang berdiri di depan toko souvenir sebelum diculik

POJOKSATU.id, BOGOR – Penculik gadis remaja Bogor, Del (12) diduga menggunakan ilmu hitam atau hipnotis. Del diculik orang tak dikenal pada Minggu (5/4) malam di depan toko souvenir, Ciomas, Bogor, Jawa Barat.

Aksi penculikan itu terekam melalui kamera CCTV di toko souvenir. Dalam rekaman itu terlihat Del bersama kakaknya, Kania Awalina (20) berdiri di depan toko usai berbelanja. Kedua kakak beradik itu tidak langsung pulang karena sedang hujan, sehingga memilih berteduh di depan toko.

Tak lama kemudian, tiba-tiba datang seorang pria yang menggunakan sepeda motor. Pria itu diduga menggunakan ilmu hitam alias hipnotis. Pasalnya, pria itu langsung mencolek pundak kiri korban saat menyapanya. Laki-laki itu mengaku sebagai pamannya.

“Saat itu pelaku mengajak saya masuk ke dalam toko untuk berbelanja lagi. Saat saya sedang memilih barang, pelaku keluar dan pergi dengan adik saya menggunakan sepeda motor,” tutur kakak korban, Kania Awalina seperti dilansir Radar Bogor (grup pojoksatu.id), Selasa (7/4/2015).

Pelaku membawa korban tanpa perlawanan. Korban diduga sudah terkena hipnotis, begitu pula dengan sang kakak. Sebab, ketika Kania keluar dan tidak lagi melihat adiknya, ia hanya terdiam.

Beruntung, korban bisa kembali dengan selamat setelah sempat diculik selama satu malam. Namun, kondisi korban masih shok. Del mengaku dibawa pelaku berkeliling Kota Bogor lalu diturunkan di Jembatan Merah Kota Bogor.

“Saya belum sempat tanya, karena anak saya masih shock. Kasihan dia dan saya juga tidak mau memaksakan. Nggak terlalu panjang lebar nanyanya, cuma sekadarnya sajalah nanya. Sekarang lagi istirahat dulu,” kata ayah Del, Bambang Hendrawan.

Kapolsek Ciomas, Kompol Riyanto mengatakan, putri kedua pasangan Bambang Hendrawan dan Rina Herlina yang sempat diculik itu sudah berada di pangkuan kedua orang tuanya, Senin (6/4/2015).

“Korban sempat dibawa berkeliling kawasan Bogor, lalu diturunkan di Jembatan Merah. Beruntung, korban ditemukan oleh orang tua teman sekolah korban, dan segera diantarkan ke rumah,” pungkasnya.

(tik/one)

Feeds