Mantan Direksi PD Pasar Tohaga Dicoret

ADAM

Adang Suptandar

POJOKSATU.ID,CIBINONG–Pansel mencoret nama mantan direksi PD Pasar Tohaga, Zairi dan Dadun Abdurrozak dalam daftar pelamar calon direksi PD Pasar Tohaga. Keduanya dianggap tak memenuhi persyaratan yang diminta panitia seleksi (pansel).

Tak hanya itu, pansel juga mencoret enam nama lainnya sehingga total pelamar yang gugur di tahap seleksi administrasi sebanyak delapan orang. “Untuk seleksi administrasi sudah selesai. Ada delapan pelamar yang dianggap tidak memenuhi syarat,” ujar penanggung jawab pansel, Adang Suptandar.

Pansel, kata Adang, bekerja berdasarkan perda dan perbup serta pengumuman persyaratan yang telah diumumkan panitia melalui media massa. Menurut panitia, di antara calon-calon yang tidak lolos, ada yang tidak melampirkan berkas sesuai ketentuan pansel. “Termasuk referensi atau pernyataan dari perusahaan sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, pansel meminta referensi perusahaan yang menerangkan bahwa pelamar memiliki pengalaman sekurang-kurangnya lima tahun dan berkinerja baik. Namun, dari hasil pemeriksaan dan penelitian, Zairi dan Dadun S Abdurrozak, yang merupakan mantan direksi, tidak memenuhi syarat itu.

Persyaratan yang diatur dalam perbup tersebut, calon harus melampirkan penilaian dari badan pengawas dengan nilai baik. Tapi, penilaian badan pengawas terhadap direksi PD Pasar sebelumnya menerangkan, direksi kurang mampu memimpin dan mengelola perusahaan.

Selain dua nama tersebut, pansel juga mencoret nama pelamar Burhan Hamami yang merupakan staf di PD Pasar Tohaga. Burhan dinyatakan tak memenuhi syarat. Karena, calon direksi harusnya merupakan pejabat struktural di bawah direksi. Tapi, Burhan adalah staf jadi tidak memenuhi kualifikasi. “Tak ada referensi perusahaan, SK jabatan tidak ada, keterangan tidak pernah dihukum juga tidak ada,” katanya.

Pansel juga mencoret pelamar atas nama Asngari. Dia juga tidak melengkapi berkas serta tidak melampirkan akta kelahiran dan curriculum vitae.

Nama lainnya yang tidak lolos seleksi administrasi adalah Budi Sulistyo yang merupakan mantan anggota dewan Kota Bogor. Budi tidak melampirkan referensi dari perusahaan sebelumnya. Nama Sastra Rasa yang merupakan badan pengawas PD Pasar Tohaga juga dicoret karena tidak melampirkan referensi perusahaan sebelumnya dan tidak melampirkan fotokopi akta kelahiran.

Mantan Direktur Operasional PD Pasar Pakuan Jaya, Umar Toha pun tidak lolos seleksi. Umar tidak melampirkan referensi dari PD Pakuan Jaya. Selain itu, Muhammad Azis Firdaus (dosen) juga tidak memenuhi kualifikasi, lantaran berlatar belakang akademisi dan tidak mencantumkan pengalaman bekerja di perusahaan.

Menurut Adang, hari ini 16 peserta yang lolos seleksi administrasi akan menjalankan psikotes dan uji kompetensi di gedung PSBJ Kampus UI Depok. Pansel telah menunjuk PT Inti Konsultan Indonesia sebagai tim independen yang akan melaksanakan tugas tersebut.

Perusahaan yang bergerak di bidang manajemen dan SDM itu, memiliki tenaga ahli yang kebanyakan berprofesi sebagai dosen di Universitas Indonesia.(ful)

Feeds