Bima Oke Jalan AHN

Bima Setuju Jalan AHN

Bima Setuju Jalan AHN

POJOKSATU.id, BOGOR–Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi usulan Andi Hakim Nasoetion (AHN) menjadi nama jalan. Bima merespon usulan itu dengan menjanjikan penyematan nama AHN di salah satu ruas jalan proyek R3 (akses Bogor Utara-Timur).

“Sangat mendukung dan terharu. Andi Hakim Nasoetion adalah tokoh pendidikan nasional,” ujar Bima Arya, saat menerima sejumlah tokoh masyarakat pengusul nama jalan AHN.

Bima menuturkan, AHN bukan hanya tokoh pendidikan, tapi juga ilmuwan dan inspirator bagi masyarakat Bogor. Dalam waktu dekat, usulan itu akan direalisasi berdasarkan prosedur yang tertuang dalam peraturan daerah.

“Prosedur sesuai dengan tahapan yang sesuai dengan perda nomor 03 tahun 2013. Melibatkan SKPD dan stakeholder terkait,” tuturnya. Bima berharap, rencana itu dapat terealisasi sebelum Hari Jadi Bogor, Juni mendatang.

Pernyataan Bima diamini Sekretaris Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB, Nelly Oswini Subekti. Penggunaan nama AHN sebagai nama jalan adalah bentuk penghormatan bagi tokoh-tokoh yang telah berkorban demi masyarakat banyak.

“Andi Hakim Nasoetion itu tokoh pendidikan nasional. Banyak peran yang sudah ia lakukan. Di antaranya sebagai pencetus PMDK, dan juri beberapa kegiatan karya ilmiah tingkat nasional,” papar Nelly.

Rektor Universitas Trilogi Pembangunan Asep Saefudin menambahkan, penghormatan itu diharapkan bisa menjadi teladan bagi para pegiat pendidikan. Asep juga memaparkan sejumlah ide dari AHN yang sampai saat ini diadopsi dunia pendidikan. Di antaranya program pascasarjana yang dimulai pada 1975, dan PMDK di 1976.

Gagasan AHN lainnya adalah pola pendidikan empat tahun pada 1972 atau yang saat ini dikenal dengan strata satu (S-1). AHN juga tokoh yang memperkenalkan dan mencetuskan pembina peneliti muda. Saat ini, program itu lebih dikenal dengan nama Karya Ilmiah Remaja (KIR).

“Walaupun beliau bukan orang Bogor asli, tapi untuk bahasa Sunda lebih Sunda dibandingkan kita orang Sunda asli. Beliau dari umur tiga tahun sampai menutup mata di Bogor,” papar Asep.

Dia mengimbuh, AHN pernah ditawari menjadi Menteri Pendidikan. Tapi tawaran itu ditolaknya, karena berkontribusi di bidang pendidikan tak harus menjabat menteri.(mer)

Feeds