Pemprov Jabar “Paksa” Pengusaha Ganti Domisili Mobil

pengusaha dipaksa ganti domisili mobil

pengusaha dipaksa ganti domisili mobil

POJOKSATU.id, BOGOR-Pemprov Jabar meminta perusahaan di Kabupaten Bogor menggunakan armada angkutan barang berpelat F atau domisili Kabupaten Bogor. Hal tersebut perlu dilakukan mengingat pemprov juga butuh pendapatan dari pajak kendaraan.

“Kami sudah datangi perusahaan besar dan meminta mereka menggunakan armada angkutan berpelat F,” ujar Kepala Cabang Perwakilan Dispenda Provinsi (CPDP) Jawa Barat wilayah Kabupaten Bogor, Ida Hamida kepada Radar Bogor.

Ida mengatakan, pemprov selama ini dirugikan karena perusahaan-perusahaan masih banyak yang menggunakan armada pelat B. Kerugian timbul, karena aktivitas lalu lintas kendaraan tersebut berdampak pada cepat rusaknya jalan provinsi. “Sementara, kami tidak mendapatkan pajak kendaraan, karena mereka membayar pajak bukan ke kami, tapi mayoritas ke Jakarta dan Tangerang,” katanya.

Bukan hanya di wilayah Citeureup yang jadi basis salah satu perusahaan semen. Menurut Ida, kondisi serupa juga terjadi di wilayah Parungpanjang dan sekitarnya.

“Di sana, banyak perusahaan tambang dan angkutan yang membawa material tambang yang didominasi kendaraan pelat B,” katanya.

Untuk itu, kata dia, KCDP wilayah Tangerang akan membuka outlet disekitaran Cigudeg atau lokasi yang berdekatan dengan kantor cabang Bank Jabar Banten (BJB). Outlet tersebut, kata Ida, nantinya akan membantu masyarakat untuk proses balik nama kendaraan bermotor (BNKB) dan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB).

“Ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dari pajak kendaraan.  Karena kita juga membutuhkan biaya yang besar untuk membiayai perbaikan dan perawatan infrastruktur di sana,” pungkasnya.(ful)

Feeds