Optimalisasi Terminal Baranangsiang Tunggu Underpass

seorang warga terlihat sedang melintasi terminal baranangsiang

seorang warga terlihat sedang melintasi terminal baranangsiang

POJOKATU.id, BOGOR–Tarik ulur proyek optimalisasi Terminal Baranangsiang berlanjut. Pemkot keukeuh tak akan memulai proyek, jika tak ada fasilitas underpass untuk menunjang fungsi terminal.
“Kami masih mencari win-win solution untuk semua. Termasuk bangunan mal atau hotel, agar diperpendek dan tidak terlalu tinggi. Fungsi terminalnya dioptimalkan,” kata Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada Radar Bogor, kemarin.

Hingga kini pemkot masih mencari investor yang mau menggarap underpass, sebelum terminal dioptimalkan. Sebab, bila tanpa underpass, dikhawatirkan terminal bakal menimbulkan bangkitan kemacetan baru.

“Terakhir, itu yang disepakati oleh PT PGI. Kementerian PU yang akan membangun underpass. Nah, sekarang ini kan belum jelas,” papar Bima.

Untuk diketahui, kerja sama antara PT Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI), terjalin dengan pemerintahan sebelum duet kepemimpinan Bima-Usmar. Salah satu anggota panitia khusus (Pansus) saat itu adalah anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi.

Menurut Yus, saat itu belum terpikir pembangunannya seperti apa. Apakah ditunjang dengan fasilitas flyover atau underpass. Namun yang pasti, akses keluar masuk terminal sama sekali tidak boleh mengganggu ruas Pajajaran. “Itu menjadi dasar saya menolak pembangunan mal dan hotel,” cetusnya.

Dalam perjanjian sebelumnya, tidak ada poin yang membicarakan soal rekayasa lalu lintas ke depannya. Ketika pihaknya mencoba berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Kementerian PU juga menolak untuk membangun underpass.

“Titik bangkitan ini tidak dibahas, siapa yang bangun? Pemkot dapat uang dari mana Rp40 miliar. Kami sudah konsultasikan dengan Kementerian PU, mereka menyatakan itu kepentingan bisnis, bukan kepentingan transportasi secara makro,” tutupnya.(dhi/c)

Feeds

WARGA MENOLAK SSA : Spanduk penolakan Sistem Satu Arah (SSA) yang mengatasnamakan Forum RW dan LPM Kelurahan Depok Jaya terpasang di sisi Jalan Nusantara Raya, kemarin malam. Foto : Ahmad Fachry/Radar Depok

Warga Depok Jaya Tolak Sistem Satu Arah

POJOKJABAR.com, DEPOK – Sistem satu arah (SSA) yang diujicoba Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, mulai diprotes. Keladinya, jalan searah tersebut dinilai …