Panwaslu Kota Bekasi Pelototi Aksi Sosial dan Keagamaan

Panwaslu Kota Bekasi bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) rapat koordinasi terkait pengawasan dan penegakan hukum selama Pilwalkot Bekasi dan Pilgub Jawa Barat di Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang. Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

Panwaslu Kota Bekasi bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) rapat koordinasi terkait pengawasan dan penegakan hukum selama Pilwalkot Bekasi dan Pilgub Jawa Barat di Pilkada Serentak 27 Juni 2018 mendatang. Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Panwaslu Kota Bekasi mengintensipkan pengawasan 12 Panwascam selama pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, baik di Pilwalkot Bekasi maupun Pilgub Jabar. Aksi sosial dan kegiatan keagamaan yang melibatkan paslon bakal menjadi perhatian.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kota Bekasi Muhamad Ikbal Alam Islam menjelaskan, pemantauan oleh Panwascam pada setiap kegiatan paslon di bulan Ramadan nanti turut menjadi perhatian.

Pemantauan saat kegiatan keagamaan dan aksi sosial oleh paslon wali kota maupun cagub menjadi salah satu fokus pengawasan.

“Apalagi kalau sampai ada embel-embel paslon, itu sangat berat,” ujar Ikbal kepada awak media usai Rapat Koordinasi Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Bekasi, yang berlangsung di Hotel Horison, Senin (16/4/2018).

Ikbal menjelaskan tugas 12 Panwascam akan diperbantukan melalui peran Gakkumdu. Pihaknya akan mengedepankan azas keadilan dalam menegakan hukum yang sesuai dengan hasil pengawasan.

“Besar harapan kita berpandangan yang sama, yakni menindak dengan azas keadilan,” kata Ikbal.

Sementara, Koordinator Divisi Pencegahan Panwaslu Kota Bekasi Tomi Suswanto mengungkapkan, pihaknya menginginkan adanya pemahaman dari relawan maupun tim pendukung dari masing-masing paslon.

“Wisata politik ini jadikanlah sebagai ajang untuk menunjukan profesionalitas dan kedewasaan dalam merebut kemenangan,” tegasnya.

(sar/pojokjabar)


loading...

Feeds