Mas Tri Dinilai Pintar dan Kreatif, Ini Perjuangan dan Harapan BATAS

Ketua Barisan Relawan Tri Adhianto (BATAS) Iant Sugianto (kiri) bersama calon wakil walikota Bekasi Tri Adhianto saat acara penanaman pohon.

Ketua Barisan Relawan Tri Adhianto (BATAS) Iant Sugianto (kiri) bersama calon wakil walikota Bekasi Tri Adhianto saat acara penanaman pohon.

POJOKJABAR.com, – Sosok Calon Wakil Walikota Bekasi dari nomor urut 1, Tri Adhianto dinilai pintar dan kreatif memberikan harapan bagi masyarakat Kota Bekasi untuk kota yang lebih baik.

Barisan Tri Adhianto Sukses (BATAS) berkomitmen untuk memenangkan Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi dari nomor urut 1

“Kita punya semboyan BATAS Bersatu menangkan Tri Adhianto menuju Bekasi Maju… Yes! Kita berkomitmen untuk bersatu dan memenangkan Mas Tri,” kata Ketua BATAS Iant Sugianto kepada Pojoksatu.id, Selasa (17/4).

Relawan Tri Adhianto yang bermarkas di Posko Jl. P. Sambu No 20, Komplek Deperla, Durenjaya, Bekasi Timur ini pun berjuang melalui beberapa program unggulan.

“Kami punya dua posko, satu lagi di Beekasi Town Square (Betos), Blok D 16, Jl. Cut Meutia, Margahayu, Bekasi Timur. Di setiap kecamatan BATAS juga ada ketua,” kata Ian.

Kata Iant, program kampanye yang dijalankan yakni berupaya mendidik warga dengan cara kreatif dan inovatif melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Tri Adhianto saat nonton bareng dengan generasi milenial Kota Bekasi.

Tri Adhianto saat nonton bareng dengan generasi milenial Kota Bekasi.

“Kita juga mensosialisasikan Sosok Mas Tri sebagai calon wakil walikota yang tepat. Mengajak masyarakat dalam kegiatan kepedulian lingkungan, sampai pasar murah,” imbuhnya.

BATAS juga militan bekerja mensosialiasikan Paslon Nomor 1 ke beberapa komunitas yang ada di Kota Bekasi.

Iant berharap agar Tri Adhianto bisa meneruskan apa yang sudah disukseskan oleh pemerintah Kota Bekasi sejak dipimpin Rahmat Effendi. Melalui Tri Adhianto, BATAS berharap Kota Bekasi yang lebih baik lagi bisa diwujudkan.

“Kita inginkan peluang kerja yang lebih luas, pendidikan murah tapi tetap berkualitas dan memiliki daya saing, dan proses birokrasi pemerintahan bisa lebih cepat dan bersih,” harapnya.

(mas/pojokjabar/pojoksatu)


loading...

Feeds