Camat di Kota Bekasi Terancam Dapat Sanksi dari Penjabat Wali Kota, Apabila

Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah .

Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah .

POJOKJABAR.com, BEKASI – Camat yang ada di Kota Bekasi diminta berperan aktif dalam mengatasi persoalan minuman keras yang diduga telah menyebabkan sejumlah orang meninggal dunia.

Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah mengatakan, tidak menutup kemungkinan camat akan diberi sanksi jika tidak berperan aktif memberantas peredaran miras diwilayahnya.

“Kenapa tidak (dicabut)? Selama itu untuk kebaikan kenapa tidak, pokoknya nanti kita akan konsolidasi ke dalam untuk memastikan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, kita pastikan peran wilayah untuk lebih berperan,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (16/4/2018).

“Kalau misalkan tidak maksimal berperan (mengatasi peredaran miras), tidak menutup kemungkinan ya kita akan coba, kenapa tidak,” lanjut Ruddy.

Disinggung bagaimana pelaksanaan terkait dengan Perda Nomor 17 tahun 2009 tentang Pengawasan Pengendalian Peredaran Minuman Keras di Kota Bekasi, ia mengatakan akan maksimal untuk mewujudkannya.

“Yang jelas, kita punya komitmen, mulai hari ini kita punya komitmen, toh saya juga sebagai PJ disini, saya juga punya komitmen bersama Pak Kapolres. Mudah – mudahan sebelum puasa ini (persoalan peredaran miras) sudah diselesaikan,” tuturnya.

Ia menyatakan untuk toko yang menyalahgunakan izin usaha akan diproses pihaknya. Satpol PP Kota Bekasi dan Disperindag Kota Bekasi akan diterjunkan untuk melakukan penertiban peredaran miras di Kota Bekasi.

(neo/pojokjabar)


loading...

Feeds