Gara-gara Ejekan, Anak Punk di Bekasi Tewas Ditusuk Tanduk Rusa

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro menunjukkan barang bukti tanduk rusa. Foto : Istimewa

Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro menunjukkan barang bukti tanduk rusa. Foto : Istimewa

POJOKJABAR.com, BEKASI – Empat lelaki diamankan Polsek Cikarang Selatan. Mereka diduga melakukan pembunuhan terhadap W, anak punk yang biasa mangkal di Cikarang Selatan.

Dari empat pelaku, tiga di antaranya merupakan remaja usia belasan tahun. Mereka adalah AR (23), JJ (16), MAP (14) dan AFN (14). Sedangkan pelaku D kini masih diburu polisi.

Seluruh pelaku merupakan teman korban alias sesama anak punk. Motif dari pembunuhan ini hanya karena saling ejek.

W tewas dikeroyok oleh temannya menggunakan batu bata dan kalung tanduk rusa, pada Kamis (5/4/2018). Korban ditemukan sudah tak bernyawa pada keesokan harinya di samping bekas Toko Busana Daya Baru, di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Kampung Cijambe, RT07/03, Desa Sukadami, Cikarang Selatan.

“Berdasarkan penyelidikan, korban dikeroyok oleh rekannya sendiri,” kata Kapolsek Cikarang Selatan Kompol Alin Kuncoro, saat gelar perkara, Senin (16/4/2018).

“Mereka kami amankan tanpa perlawanan di dua tempat berbeda. Pertama JJ diamankan di daerah Kabupaten Bogor dan tiga pelaku lagi di Kabupaten Sumedang,” lanjutnya.

Alin mengatakan, pelaku JJ yang tidak terima AR diejek langsung mendatangi tempat nongkrong korban di lokasi kejadian. JJ datang bersama tiga pelaku lainnya yakni AR, AFN dan MAP.

“Setibanya di lokasi AR langsung melempar batu batako ke kepala korban dan menusuknya menggunakan kalung tanduk rusa miliknya,” kata Alin.

Ketika korban tersungkur, AR memberikan tanduk rusa itu secara estafet ke pelaku AFN dan MAP. Keduanya langsung menusuk pinggang korban hingga bersimbah darah.

Sementara pelaku JJ memukul tubuh korban menggunakan batu bata merah yang ada di lokasi kejadian.

“Melihat korban tersungkur, para pelaku pergi meninggalkannya. Korban meninggal dunia akibat luka parah di kepala bagian belakang, punggung dan badan akibat ditusuk menggunakan tanduk rusa,” ungkapnya.

Sementara seorang pelaku lainnya, kini sedang diburu polisi. Pelaku D lolos saat hendak diamankan dari rumahnya.

“Masih kita kejar. Secepatnya akan kami tangkap karena anggota sudah mengantongi identitasnya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan Iptu Jefri.

Keempat pelaku kini mendekam di sel tahanan Polsek Cikarang Selatan. Mereka dijerat pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara lebih dari lima tahun.

(enr/pojokjabar)


loading...

Feeds