Pegawai BPN Bekasi Terjaring OTT Bisa Ditahan, Saber Pungli Jabar Sebut Cirebon Tertinggi Kasus Pungli

Saber Pungli Provinsi Jawa Barat saat memberikan sosialisasi kepada perwakilan masyarakat dan media di Kabupaten Purwakarta. Foto : Istimewa/Pojokjabar

Saber Pungli Provinsi Jawa Barat saat memberikan sosialisasi kepada perwakilan masyarakat dan media di Kabupaten Purwakarta. Foto : Istimewa/Pojokjabar

POJOKJABAR.com, PURWAKARTA – Dua tersangka oknum pegawai BPN Kabupaten Bekasi yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Saber Pungli Kabupaten Bekasi bisa ditahan. Karena saat terjaring ditemukan barang bukti.

“Bisa ditahan. Karena ada barang bukti yang diamankan, sehingga menjadi bukti untuk pengungkapan kasus tersebut,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Tim Saber Pungli Jawa Barat, M Yudhi Ahadiat, di sela-sela sosialisasi Saber Pungli kepada masyarakat dan media di Kabupaten Purwakarta, Kamis (22/3/2018).

Dua oknum pegawai BPN Kabupaten Bekasi terjaring OTT Saber Pungli Kabupaten Bekasi pada Selasa (13/3/2018) kemarin. Dari penangkapan ini, petugas mengamankan barang bukti berupa uang Rp20 juta.

Dua oknum berstatus Aparatur Sipil Negara tersebut diduga melakukan pungutan liar pelayanan kepengurusan balik nama sertifikat. Meski berstatus tersangka, namun dua pegawai tersebut tidak ditahan.

“Proses pungli itu juga bisa diklasifikasikan apakah termasuk ke dalam tindakan suap atau pemerasan. Tim Saber Pungli Jawa Barat hanya melakukan pemantauan saja terhadap kasus pungli di Kabupaten Bekasi. Karena wilayah hukumnya berada di Polda Metro Jaya”, ungkapnya.

Terlepas dari itu, lanjut Yudhi, sejak Saber Pungli dibentuk pada November 2017 hingga Maret 2018, sudah ada 105 laporan masyarakat terkait pungutan liar. Sedangkan untuk tindakan OTT sudah dilakukan sebanyak 227 kasus, dan pelaku pungli sebanyak 641 orang.

“Dari 641 pelaku pungli terdiri dari berbagai kalangan. Mulai dari calo, ASN, TNI/Polri, masyarakat LSM dan sebagainya. Jumlah 45 kasus pungli di wilayah di Jawa Barat, yang paling banyak kasusnya adalah Kabupaten Cirebon dengan 28 kasus dan Kota Bogor dengan 12 kasus,” ungkapnya.

(enr/pojokjabar)


loading...

Feeds

Masyarakat saat mengikuti pelatihan yang di adakan Cirebon Power. Foto: mik/pojokjabar.com

Berdayakan Masyarakat Lewat Program Vokasi

POJOKJABAR.com, CIREBON – Cirebon Power melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program keahlian. Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Vokasi – Teknisi Instalasi Listrik …
Rumah Terdampak Proyek LRT Didata

Rumah Terdampak Proyek LRT Didata

Protes sejumlah warga di RT 001/004 Kelurahan Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan yang terdampak proyek pembangunan LRT yang merusak beberapa rumah.