Maraknya Bangli di Kalimalang Perlu Perhatian Khusus dari Pemkab, Sebab

Sejumlah truk terparkir di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Sukadanau, Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Rabu (21/3). Jalan yang baru dibangun guna memberikan kelancaran lalu lintas itu beralih fungsi menjadi tempat parkir truk. Foto Ariesant/Radar Bekasi

Sejumlah truk terparkir di Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Sukadanau, Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Rabu (21/3). Jalan yang baru dibangun guna memberikan kelancaran lalu lintas itu beralih fungsi menjadi tempat parkir truk. Foto Ariesant/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Rencana pelebaran jalan Inspeksi Kalimalang di wilayah Kabupaten Bekasi bakal terbentur dengan maraknya bangunan liar (bangli) dan kendaraan berat yang diparkir di bahu jalan. Penertiban dan segera memfungsikan jalur sesuai peruntukannya, wajib dilakukan jika jalur ini akan ditata.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Hudaya mengungkapkan, penertiban bangunan liar dan parker di bahu jalan sudah pernah dilakukan. Hanya saja, lantaran lokasi yang sudah ditertibkan itu tak langsung digunakan sesuai peruntukan seharusnya, bangli dan parkir liar kembali menjamur.

Padahal, sambung Hudaya, untuk urusan penertiban di jalur Inspeksi Kalimalang sudah dilakukan beberapa kali rapat koordinasi bersama forum yang disebut Forum Lalu Lintas. Menurutnya, perlu perhatian khusus penanganan penertiban jalur Kalimalang.

’’Karena itu meski sudah ditertibkan, karena belum bisa dibangun, jadi orang orang itu tetap bangun bangle lagi,” ujar Hudaya saat ditemui di halaman Masjid Pemkab Bekasi, kemarin (21/3/2018).

Hudaya berjanji, dengan adanya kesepakatan dan kerjasama dari keseluruhan steakholder yang tegabung dalam Forum Lalu Lintas, dan setelah adanya pemindahan tiang PLN, pihaknya bakal melakukan penertiban kembali.

”Inspeksi Kalimalang ini sudah menjadi perhatian dari pemerintah pusat karena adanya pembangunan Tol Cikampek. Kalimalang jadi jalur alternatif untuk mengurai kemacetan, meski bukan sekarang. Pada tahun ini kami upayakan ada penertiban setelah PLN sudah menggeser tiangnya untuk kelancaran lalu lintas,”paparnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jamalludin mengatakan, untuk masalah penertiban serta penyalahgunaan manfaat jalan inspeksi yang masih disalahgunakan. Kata dia, hal tersebut menjadi tugas dinas teknis.

”Kalau kami tugasnya hanya membangun jalan serta berkoordinasi dengan PLN supaya tiang cepat dipindahkan. Target PUPR saat arus mudik jalur Kalimalang sudah bisa dimanfaatkan pemudik dengan kondisi jalan yang lebih luas,” ujar Jamal saat dihubungi Radar Bekasi.

(and/pj)


loading...

Feeds

Masyarakat saat mengikuti pelatihan yang di adakan Cirebon Power. Foto: mik/pojokjabar.com

Berdayakan Masyarakat Lewat Program Vokasi

POJOKJABAR.com, CIREBON – Cirebon Power melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui program keahlian. Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Vokasi – Teknisi Instalasi Listrik …