Peneror Ustaz di Bekasi Ternyata Bukan Orang Gila, tapi..

Pelaku peneror ustaz di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi ditangkap Polsek Tambun.Enriko/Pojokjabar

Pelaku peneror ustaz di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi ditangkap Polsek Tambun.Enriko/Pojokjabar

POJOKJABAR.com, BEKASI – Seorang lelaki yang meneror ustaz di Kampung Gudang RT01/02, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi diamankan Polsek Tambun. Pelaku bernama Muhammad Fajar Wibowo Putra (35) itu meneror warga untuk mendapatkan uang.

Pelaku bersama WN (14) ditangkap Polsek Tambun pada Rabu (21/2/2018) pagi. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku meneror ustaz untuk mendapatkan uang. Ia juga mengaku sebagai mualaf agar mendapat simpatik dan rasa iba dari ustaz serta warga.

“Jadi modusnya pelaku ini mengaku menjadi mualaf dan mendatangi masjid dan DKM. Dia meminta uang, alasannya untuk pulang ke Medan,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Candra Sukma Kumara, saat gelar perkara, Kamis (22/2/2018).

Candra mengatakan, saat mendatangi Masjid Jami Al-Qursiah, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, pelaku meminta uang dengan alasan untuk pulang ke Medan. Namun karena tidak diberi, pelaku meneror Ustaz Ridwan Syakir dengan memaki-maki.

“Jadi saat pelaku marah-marah dan mengeluarkan kata-kata kasar itu terdengar oleh santri Ustaz Ridwan. Mereka kemudian mengamankan pelaku,” katanya.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku sudah melakukan penipuan dengan modus tersebut di beberapa daerah selain di Bekasi. Seperti di Jambi, Palembang, Medan dan Surabaya.

“Pelaku selalu pindah-pindah masjid sambil membawa surat keterangan mualaf. Pelaku juga membawa seorang anak (WN) yang diketahui juga sebagai korban penculikan,” ujarnya.

“Namun kami pastikan kalau pelaku ini bukan orang gila. Jadi jangan termakan isu yang belum tentu benar. Di Tambun Utara ini kami pastikan bukan orang gila, dan tidak ada ancaman yang diterima ustaz,” lanjutnya.

(enr/pojokjabar)


loading...

Feeds