Gunakan Modus Seperti Ini, Pengusaha Bekasi Tertipu Rp10 Miliar

Tiga tersangka penipuan dan sejumlah barang bukti uang palsu yang mereka gunakan. Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

Tiga tersangka penipuan dan sejumlah barang bukti uang palsu yang mereka gunakan. Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Seorang pengusaha yang beralamat di Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Vera Amelya (47) tertipu saat akan meminjam uang sebesar Rp10 miliar.

Tiga pelakunya, memperdaya korban menggunakan uang palsu. Mereka yang ditangkap Polres Metro Bekasi Kota, IR. HS alias Surya, HM dan MA.

Mereka melakukan aksi penipuan di Apartement Grand Kemala Lagoon, Jalan KH Noer Alie pada 6 Februari 2018.

Alih – alih dapat meminjamkan uang sebesar Rp10 miliar kepada Vera, ketiga tersangka meminta uang sebesar Rp17 juta di awal dengan berbagai dalih.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi mengatakan, kejadian bermula ketika Vera sedang mencari pinjaman untuk menjalankan proyeknya.

Vera berkomunikasi dengan salah satu kawannya berinisial HM melalui gawai. Dalam percakapannya, Vera mengaku membutuhkan sejumlah dana untuk membeli alat – alat berat.

Mendengar hal itu, HM menawarkan kepada Vera untuk meminjam uang kepada bosnya, IR. MM. Vera setuju untuk meminjam Rp10 miliar.

 

Uang Palsu

Inilah Uang Palsu yang berhasil menipu korban yang bernaman Vera Amelya .

Kemudian, HM, IR dan MA meminta Vera untuk bertemu di Apartemen Center Point dan korban bersedia menemui mereka. Saat bertemu di parkiran apartemen, tiga orang tersangka menunjukan satu brankas yang ada di dalam mobil yang berisi uang sebesar Rp100 ribu.

Hal itu dilakukan untuk meyakinkan korbannya. “Tapi enggak boleh dipegang sama tersangka dengan alasan takut ada apa – apa karena uang banyak,” kata AKBP Dedi Supriadi, Selasa (13/2/2018).

Setelah itu, HM menghubungi Vera dan mengajak untuk bertemu dengan IR. HS untuk menandatangani perjanjian kerjasama pinjaman dana pada 6 Februari 2018.

Tapi, dalam pertemuan itu korban diminta memberikan uang Rp10 juta secara tunai untuk biaya sewa kendaraan pengiriman uang. Lalu, meminta uang sebesar Rp7,5 juta dengan alasan untuk biaya asuransi.

“Uang yang telah dijanjikan oleh pelaku tidak ada. Tapi uang korban sudah di pelaku. Akhirnya korban lapor ke Polres Metro Bekasi Kota,” tambahnya.

Kemudian, pihak kepolisian langsung menangkap HM. Dilakukan pengembangan dan pelaku IR. HS dan MA ditangkap di Jalan Letnan Arsyad, Kelurahan Kayuringin.

“Didapati satu brankas dan didalamnya terdapat uang mainan Rp100 ribu yang sebelumnya ditunjukkan ke korban,” ujarnya.

Kepada pihak kepolisian, para tersangka mengaku membagi – bagi uang hasil penipuan kepada Vera. IR.HS alias Surya mendapat Rp9,8 juta, HM Rp4,7 juta dan MA Rp3 juta.

Para pelaku diperkirakan sudah melakukan aksinya lebih dari satu kali. Salah satu tersangka mengaku sudah menjalankan penipuan selama enam bulan kebelakang. Namun, ia beralasan baru berhasil beraksi saat menipu Vera.

“Saya dapat uangnya dari Jawa Timur bukan bikin. Satu bundel Rp750 ribu,” ujarnya.

Ketiga tersangka diamankan di Polres Metro Bekasi Kota. Mereka disangkakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

(neo)


loading...

Feeds

Tol-BORR

YLKI: Sebaiknya Tol BORR Jalan Terus!

Penghentian sementara pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB menuai kritik banyak pihak. Pasalnya, moratorium dari Kementerian Pekerjaan …