BMI Kabupaten Bekasi Cabut Laporan Penyebar Ujaran Kebencian di Facebook

Ahmad Sobari, pemilik akun facebok Barry Sobari saat menyampaikan permintaan maaf di kediaman ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.Enriko/Pojoksatu

Ahmad Sobari, pemilik akun facebok Barry Sobari saat menyampaikan permintaan maaf di kediaman ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.Enriko/Pojoksatu

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pengurus DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Bekasi mencabut laporan dugaan ujaran kebencian yang dilakukan pemilik akun facebook Berry Sobari, Ahmad Sobari, Minggu (14/1/2018). Sayap PDI Perjuangan ini memaafkan warga Tambun Selatan tersebut.

“Kita tegak lurus dengan perintah partai. Sebelumnya kita sudah berkonsultasi ke DPD dan pimpinan partai. Dan, selama ada kata maaf maka kita cabut laporannya,” kata Ketua DPC BMI Kabupaten Bekasi, G Anwar AS, kepada Pojokjabar.com, kemarin.

Dengan ketulusan permintaan maaf itu, lanjut Anwar, pihaknya memaafkan Ahmad Sobari terkait dua postingannya di facebook yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian.

“Ketika partai memutuskan untuk mencabut laporan karena Ahmad Sobari sudah meminta maaf, maka kita cabut laporannya,” katanya.

Disinggung adanya desakan untuk mencabut laporan tersebut, Anwar membantahnya.

“Tidak ada desakan. Laporan dicabut karena memang sudah ada permintaan maaf,” ujarnya.

Namun sampai saat ini, kata Anwar, handphone milik Ahmad Sobari masih berada di Polres Metro Bekasi. Itu dilakukan untuk menyelidiki ada atau tidaknya otak di balik postingan yang diduga mengandung unsur ujaran kebencian.

“Penyelidikan masih dilakukan pihak kepolisian, dan tidak menutupkemungkinan kalau masih ada postingan yang berbau ujaran kebencian maka BMI akan melanjutkan kasus ini,” katanya.

Sebelumnya, pengurus DPC BMI Kabupaten Bekasi melaporkan akun facebook bernama Barry Sobari ke Polres Metro Bekasi, Sabtu (14/1/2018) kemarin. Laporan tersebut terkait dugaan ujaran kebencian.

Sayap PDI Perjuangan ini melaporkan dua postingan yang diunggah Barry Sobari ke facebook. Ada dua postingan yang dilaporkan ke polisi karena dianggap mengandung unsur ujaran kebencian.

“Postingan pertama akun itu di facebook mengatakan : apapun partainya asal jangan PDI Perjuangan yang dipilih umat Islam. Kemudian postingan kedua : Umas Islam bego yang masih memilih PDI Perjuangan,” kata Anwar.

Postingan tersebut diduga terkait pelaksanaan Pilgub Jawa Barat 2018. Kader dan tim sukses merasa terhina dengan postingan tersebut.

(enr/pojoksatu)


loading...

Feeds

Jumeokbap,nasi kepal Jepang yang diminati lidah orang Indonesia. Foto: Apridista Siti Ramdhani/Radar Cirebon

Jumeokbap ala Cirebon Menggoda Mulut

POJOKJABAR.com, CIREBON– Onigiri adalah nasi kepal khas Jepang yang tidak asing di kalangan umum. Di kota-kota besar, seperti di minimarket …