Petani Tagih Janji Bupati Bekasi Ini Saat Kampanye

Petani saat membuat saluran air. Sejumlah petani di Kampung Pulogatik, Desa Jayalaksana mempertanyakan janji Bupati bekasi yang akan menghidupkan saluran irigasi dan menyediakan pompa air.

Petani saat membuat saluran air. Sejumlah petani di Kampung Pulogatik, Desa Jayalaksana mempertanyakan janji Bupati bekasi yang akan menghidupkan saluran irigasi dan menyediakan pompa air.

POJOKJABAR.com, CABANGBUNGIN – Sejumlah petani di Kampung Pulogatik, Desa Jayalaksana mempertanyaakan janji Bupati bekasi Neneng Hasanah Yasin yang akan menyediakan pompa air untuk petani.

Ya, para petani di Kampung Pulogatik, Desa Jayalaksana mengaku kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah. Bupati Bekasi awalnya sempat berjanji akan menyediakan pompa air, namu hingga saat ini janji tersebut belum terlealisasi.

“Saat kampanye Bupati Bekasi yang sekarang menjabat, berjanji akan menghidupkan kembali irigasi untuk pertanian di Desa Jayalaksana. Namun nyatanya sampai saat ini belum terlealisasi.”kata salah seorang petani, Saman.

Menurutnya, saluran Irigasi untuk persawahan sekarang sudah banyak rumah. Kondisi ini yang membuat pertanian kesulitan mendapatkan air.

“Dari Pebayuran ke Desa Jayalaksana, sekarang sudah banyak di tanggul Irigasi, mangkanya saat banjir air meluap kerumah-rumah warga, dan di buang ke Sungai Ciherang, kesini mah enggak bakalan sampai air, saya yang sering mengontrol, bukan hanya kata orang lain,” ujarnya.

Untuk sekarang, menurutnya, petani yang tidak mempunyai modal untuk menanam padi tidak akan bisa menyawah, karena kesulitan mendapatkan air.

”Pertanian di Kabupaten Bekasi sudah acak-acakan, dari Pemerintah gratis, tapi di bawahnya di manfatkan untuk kepentingan pribadi,” tutupnya.

(pra)


loading...

Feeds