Program Rutilahu di Desa Jayabakti Saling Lempar Tanggung Jawab

RUMAH GUBUK: Seorang warga di Desa Pantaimakmur, Muaragembong sedang memasang jerami di atap gubuknya. Warga ini belum mendapat bantuan program rutilahu.FOTO:RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

RUMAH GUBUK: Seorang warga di Desa Pantaimakmur, Muaragembong sedang memasang jerami di atap gubuknya. Warga ini belum mendapat bantuan program rutilahu.FOTO:RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

POJOKJABAR.com, CABANGBUNGIN – Program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) di Desa jayabakti kecamatan Cabang Bungin tahun ini terpaksa di pangkas, dari 60 rumah menjadi 25 rumah saja. Hal ini ditegaskan langsung oleh kepala Pelaksana Kegiatan (PK) program Rutilahu Desa jayabakti, Samid.

Dia mengatakan, setiap desa hanya kebagian 25 rumah saja,” Karena ada penurunan jumlah rumah yang dapet Rutilahu, terpaksa rumah yang sudah diajukan harus dibagi dua, yang sekarang enggak terpilih dapet program Rutilahu harus bersabar, kemungkinan besar tahun 2018 akan dapet,” ucapnya saat ditemui, Rabu (6/12/2017).

Dia mengaku, tidak mengetahui beberapa warga yang sudah mengajukan persyaratan namun tidak juga ditindak lanjuti, salah satunya warga yang berada di Kampung utan asem, RT005/003.Beberapa kali rumah warga di survey, tapi tidak ada kejelasan.

”Kalau mengenai itu saya enggak mengerti juga, persyaratan untuk pengajuan hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Saya akan menengur pihak Desa yang bersangkutan, agar permasalahan ini bisa selesai, enggak ada lagi warga yang berfikiran jelek sama Pelaksana Kegiataan (PK),” ungkapnya.

Dia juga berharap, warga yang merasa sudah memberikan persyaratan mendapatkan program Rutilahu, harus menanyakan kejelasan sama pihak yang bersangkutan, bisa ke pihak Desa maupun Pelaksana kegiataan (PK).

“Intinya warga jangan malu bertanya agar tidak ada salah paham seperti sekarang, saya juga berharap pihak desa memberikan keterangan yang jelas tentang program Rutilahu,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jayabakti, Emin Hermanto berdalih jika program program Rutilahu bukan urusan pemerintah desa. Menurutnya, program Rutilahu merupakan tanggung jawab Pelaksana kegiatan.

“Pihak Desa hanya sebatas pengjuan saja, masalah dapet atau enggaknya rpgram Rutilahu, PK yang menentukan. Yang pasti pihak Desa sudah mengajukan dan PK yang menjalani” singkatnya saat dikonfirmasi melalui telpon.

(pra)


loading...

Feeds

Obrolan Bersama Pojokjabar Tentang Pilbup Bogor di Graha Pena, Kamis (14/12/2017)

Pilbup 2018 di Mata Kader PDIP

POJOKJABAR.com, BOGOR– Sejumlah tokoh di Kabupaten Bogor yang ramai di media soal bursa pencalonan cabup/cawabup, dipertemukan Pojokjabar.com di Graha Pena …