Perjuangan Warga Bekasi yang Berkali-kali Tak Dapat Bantuan Rutilahu, Kondisinya Sangat Memprihatinkan

Warga RT 02/08 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Budi Arianto membenahi genteng rumahnya yang ambruk di bagian dapur akibat dimakan usia, Rabu (22/11). Foto Ariesant/Radar Bekasi

Warga RT 02/08 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Budi Arianto membenahi genteng rumahnya yang ambruk di bagian dapur akibat dimakan usia, Rabu (22/11). Foto Ariesant/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, TAMBUN SELATAN – Budi Arianto salah satu warga Gang Saimun, RT 02/08 Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tak bisa berbuat banyak ketika sebagian genteng rumah yang dihuninya mulai ambruk.

Dari pantauan, atap rumah yang terdiri semi permanen dan bilik itu mulai roboh lantaran kuda-kuda penyangga atap tak mampu lagi menahan beban dibagian dapur.

”Tanda – tanda kerusakan sudah muncul sejak Juli 2016 lalu. Namun, pada Selasa (21/11/2017), kerusakan semakin parah. Alhasil, genteng bagian belakang rumahnya ambruk. Sehingga kalau hujan turun, rumah saya penuh dengan air,” kata Budi saat disambangi di kediamannya, Rabu (22/11/2017).

Ia menuturkan, kondisi rumahnya yang rusak itu sudah lama. Lantaran keterbatasan ekonomi, sehingga dia membuat penyangga dari bambu untuk menahan agar tidak roboh.

“Memang dasarnya bangunan tua, akhirnya roboh juga, mau benerin tidak punya uang,” ucapnya.

Budi menceritakan, sejak Tahun 2014 sudah mengajukan persyaratan untuk mengikuti program bantuan Rumah Tidak Laik Huni (Rutilahu). Dan beberapa persyaratanpun sudah disampaikan ke pihak RT untuk kemudian diteruskan ke kelurahan. Namun saying, usahanya tak menuai hasil, lantaran kendala administratif.


loading...

Feeds