Spanduk Golkar Tolak Berkoalisi dengan PKS di Pilkada Kota Bekasi Bertebaran

Pengendara melintas di depan spanduk yang berisi penolakan Golkar berkoalisi dengan PKS di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (21/11). Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

Pengendara melintas di depan spanduk yang berisi penolakan Golkar berkoalisi dengan PKS di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (21/11). Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Spanduk warna kuning bertuliskan Kader Golkar Tolak Koalisi Dengan PKS terpasang di sejumlah jalan protokol di Kota Bekasi, Selasa (21/11/2017).

Diduga spanduk tersebut luapan suara kader yang tidak ingin partai berlambang pohon beringin itu kembali berkoalisi dengan PKS di Pilkada Kota Bekasi 2018.

Dari informasi yang diperoleh, spanduk tersebut terpasang sejak dini hari. Hal itu dikatakan oleh Iwan, pengemudi ojek daring.

“Lihat sih spanduk itu, kayaknya dari malem tuh yang pasang. Soalnya saya udah muter-muter sekitar sini dari tadi subuh. Udah lihat ada spanduk itu,” katanya.

Sementara itu, Anggota Fraksi Golkar Kota Bekasi, Dariyanto, mengatakan pihaknya masih berkomunikasi dengan semua partai koalisi.

“Mekanisme soal pasangan calon yang akan dipasangkan dengan Pak Rahmat Effendi masih dalam tahap komunikasi di partai koalisi, kita sedang meminta saran masukan dan persetujuan dari partai koalisi,” ujarnya.

“Bagaimana pun kita wajib menghormati sebagai keputusan bersama nanti, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah akan ada kepastiannya,” sambungnya.

Soal spanduk tersebut, kata dia, menjadi masukan sebagai pendalaman kajian bagi Golkar.

“Intinya kalau di Golkar, kita ada mekanisme yang berlaku perihal penjaringan calon untuk pilkada di Kota Bekasi,” kata Dariyanto.

Disinggung soal kebenaran spanduk tersebut dibuat kader Golkar, Dariyanto enggan menjawab.

“Masih dalam kroscek. Saya belum bisa jawab itu,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Bekasi Timur, Wiwiek Hilwiyah Arief, juga enggan berkomentar banyak terkait spanduk tersebut.

“Belum bisa dipastikan siapa. Cuma biarkan saja. Mungkin ada yang mau buat kisruh,” tuturnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi, tak mau ambil pusing terkait spanduk yang beredar di sejumlah titik tersebut. Ia justru menduga ada pihak lain yang sengaja memainkan isu tersebut.

“Eksternal kayaknya,” singkatnya.

(sar)


loading...

Feeds