Pasca Rusuh, Bupati Bekasi Perketat Penggunaan Stadion Wibawamukti

Para pekerja tengah merapikan patahan kursi Stadion Wibawamukti yang berserakan usai dirusak oknum supporter pada laga final liga 1 U-19 Persib kontra Persipura, Selasa (7/11) lalu.

Para pekerja tengah merapikan patahan kursi Stadion Wibawamukti yang berserakan usai dirusak oknum supporter pada laga final liga 1 U-19 Persib kontra Persipura, Selasa (7/11) lalu.

POJOKJABAR.com, CIKARANG UTARA – Pasca insiden pengrusakan kursi stadion yang dilakukan oknum supporter usai laga final Liga 1 U-19 antara Persib kontra Persipura, Pemerintah Kabupaten Bekasi bakal memperketat penggunaan Stadion Wibawamukti.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin mengaku kecewa dengan adanya insiden pengrusakan dan pelemparan bangku oleh oknum supporter di stadion kebanggaan masyarakat kabupaten bekasi tersebut.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi penyelenggara pertandingan, yakni PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1 U-19 yang bersedia memperbaiki kerusakan hingga selesai.

”Prinsipnya kita kecewa, itu sih pasti. Tetapi pihak penyelenggara katanya bersedia memperbaiki sampai rapih,” kata Neneng Hasanah Yasin saat ditemui usai menghadiri paripurna RPJMD 2017 – 2022 di gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (14/11/2017).

Kedepan, ia mengaku akan memperketatat penggunaan stadion dan selektif dalam memberikan izin dengan melihat tim yang akan bertanding. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal serupa di kemudian hari.

“Kita nanti mesti lihat-lihat tentunya dan kayaknya saya juga mesti tau sejarah bola kalau si A versus si B itu penontonnya kayak gimana, bikin rusak atau gimana supaya bisa kita pertimbangkan kembali,” kata dia.

Seperti diketahui, insiden pengrusakan dan pelemparan bangku oleh oknum supporter di stadion wibawamukti terjadi saat pertandingan final Liga 1 U-19 antara Persib dan Persipura yang dihelat pada Selasa (7/11/2017) malam lalu.

Saat itu, Persib kalah 0-1 dari Persipura dan hasil tersebut membuat oknum supporter Persib kecewa. Selain merusak dan melempar bangku penonton, oknum bobotoh juga menyalakan flare lalu melemparnya ke dalam lapangan.

(dan)


loading...

Feeds