Tak Memiliki SIM, 5.000 Pengendara Ditilang dalam Operasi Zebra

Petugas merazia kendaraan yang melintas di Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kemarin.  Sebanyak 5124 pengendara yang melanggar selama operasi zebra sejak 1 hingga 13 November 2017 di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota.  Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

Petugas merazia kendaraan yang melintas di Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kemarin. Sebanyak 5124 pengendara yang melanggar selama operasi zebra sejak 1 hingga 13 November 2017 di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Foto Raiza Septianto/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dari Operasi Zebra yang dilakukan Polres Metro Bekasi Kota, ribuan pengendara kedapatan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Hingga Minggu (12/11/2017) tindak tilang sebanyak 5124 kendaraan. Barang bukti yang disita paling banyak berasal dari Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, barang bukti yang disita atas tindak tilang itu didominasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebanyak 3375 lembar.

Setelah itu, SIM sebanyak 1731 disusul dengan disitanya Kendaraan Bermotor (Ranmor) dengan rincian 14 kendaraan roda dua dan empat kendaraan roda empat.

“Berarti banyak yang belum punya SIM, jadi yang ditahan STNK – nya. Kalau STNK mati (belum diperpanjang) kemudian SIM tidak punya, maka kendaraan yang ditahan. Nanti saat ditilang, STNK- nya yang belum diperpanjang harus diperpanjang dulu,” katanya, Senin (13/11/2017).

Dia menambahkan, masyarakat yang terjaring dan belum memiliki SIM bukan hanya berasal dari Kota Bekasi saja. Karena, menurut Erna, jalur di Kota Bekasi kerap menjadi perlintasan masyarakat yang ingin menuju ke Kabupaten Bekasi maupun ke DKI Jakarta.

Erna menyatakan, mengenai kelengkapan berkendara sudah disosialisasikan oleh unit Dikyasa Lalu Lintas Polres Metro Bekasi Kota. “Bahkan dari sekolah sudah melarang anak – anak untuk membawa kendaran. Untuk itu harus lebih diawasi, terutama peran orang tua harus aktif untuk mengawasi,” tambahnya.

Pengendara diharapkan melengkapi surat – surat kendaraan saat hendak berkendara. “Silahkan melengkapi surat – surat saat berkendara yaitu STNK dan SIM,” ucapnya.

Selain tindak tilang, Polres Metro Bekasi Kota juga melakukan tindakan teguran kepada sebanyak 160 orang pengendara.

“Teguran itu kadang – kadang ada masyarakat punya sim misalnya ketinggal, kadang juga kalau pada saat melanggar kita juga tidak harus melakukan tindak tilang, kita juga masih punya hati nurani, kalau dia naik kendaraan dan ngebut kita kasih teguran,” ucapnya.

Diketahui bahwa, Polres Metro Bekasi Kota telah melakukan Operasi Zebra 2017 selama 13 hari kebelakang. Operasi tersebut dilakukan dibeberapa titik di Kota Bekasi.

(neo)


loading...

Feeds