25 Kursi Usung Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi, Ini Kriteria Pendamping yang Diinginkan

Rahmat Effendi.

Rahmat Effendi.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pengurus DPD Partai Golkar Kota Bekasi mengaku sudah mengumpulkan separuh dari total jumlah kursi di DPRD Kota Bekasi. Kekuatan itu untuk mengusung kembali Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Total 25 kursi di DPRD sudah dipastikan mengusung Pak Rahmat Effendi,” kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Maryadi.

Kata Maryadi, puluhan kursi itu didapat dari gabungan sejumlah partai, seperti Golkar (delapan kursi), PPP (empat kursi), Demokrat (empat kursi), Hanura (empat kursi), PAN (empat kursi) dan PKB (satu kursi).

“Semua sudah melakukan kesepakatan baik lisan juga tertulis yakni mengusung Rahmat Effendi pada pilkada. Kita juga mendapat dukungan dari partai yang tidak memiliki kursi di DPRD seperti Perindo dan Nasdem,” tuturnya.

Dengan kekuatan 25 kursi, lanjut Mulyadi, sudah bisa mengusung pasangan calon kepala daerah.

“Syarat mengusung paslon itu minimal 10 kursi. Kita sudah mengumpulkan 25 kursi. Ini akan menjadi kekuatan yang besar di pilkada,” katanya.

Meski demikian, Partai Golkar tetap membuka kesempatan bagi partai yang belum bergabung untuk ikut berkoalisi. Partai tersebut ialah PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra.

“Kami tetap melakukan komunikasi dengan tiga partai itu, dan membuka kesempatan jika di antara partai itu mau bergabung,” tuturnya.

Disinggung soal sosok yang bakal mendampingi Rahmat Effendi di Pilkada Kota Bekasi 2017, kata Maryadi, berasal dari kalangan politisi.

“Untuk siapa yang akan mendampingi Pak Rahmat Effendi, masih dalam pembahasan. Tapi, kita sudah beri masukan jika mengambil pasangan dari politisi bukan birokrat, bisa saja kita ambil dari kader partai tengah yang merupakan rekan koalisi. Yang jelas keinginan Pak Rahmat Effendi harus orang Jawa atau daerah lain seperti Madura,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPP Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Jawa 1, Agun Gunanjar Sudarsa, mengatakan partainya menyerahkan sepenuhnya kepada Rahmat Effendi untuk meramu koalisi, sekaligus menentukan siapa yang akan jadi pendampingnya.

“Untuk koalisi tidak dipaksakan, diupayakan apabila mencapai tujuan pemenangan. Di luar itu masih dimungkinkan sesuai kondisi objektif di kabupaten/kota masing-masing termasuk, Kota Bekasi,” ungkapnya.

(sar)



loading...

Feeds

persikad-depok

Persikad Depok Turun Kasta ke Liga 3

POJOKJABAR.com, DEPOK – Persikad Depok bak jatuh tertimpa tangga. Setelah kepemilikannya berpindah-pindah, informasi teranyar tim berjuluk Serigala Margonda itu terdegradasi …