Gara-gara Ini, Dewan Kritik Pemprov DKI Jakarta Lagi

Sejumlah pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomi di TPST Bantargebang, Bekasi. DPRD Kota Bekasi menuding Pemprov DKI tidak serius mengelola TPST Bantargebang.

Sejumlah pemulung mencari sampah yang masih mempunyai nilai ekonomi di TPST Bantargebang, Bekasi. DPRD Kota Bekasi menuding Pemprov DKI tidak serius mengelola TPST Bantargebang.

POJOKJABAR.com, BANTARGEBANG – Seperti biasa, menjelang akhir tahun DPRD Kota Bekasi kembali bersitegang dengan Pemrov DKI Jakarta terkait pengelolaan TPST Bantargebang.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Ariyanto menuding Pemprov DKI Jakarta tidak serius melakukan pengelolaan TPST Bantargebang. Karena ada beberapa janji yang disampaikan Pemprov DKI Jakarta melalui sekdanya ke DPRD Kota Beaksi yang belum terlaksana.

Diantaranya menjaga kondisi lingkungan di sekitar TPST Bantargebang dengan melakukan pengelolaan Instalasi Pengelolaan Air Sampah (IPAS). Namun, sampai dengan saat ini baru ada satu dari tiga IPAS yang berfungsi.

“IPAS ini kan penting untuk menjaga kualitas air yang masuk ke kali. Karena air di sini semuanya tercemar. Masuk ke wilayah masyarakat Bekasi kan bahaya,” ujarnya.

Selain itu, juga mengenai pengelolaan sampah yang masih menggunakan metode open dumping. Hal itu dinilai meresahkan masyarakat sekitar. Bau sampah tersebut juga menyebar sampai ke Kecamatan Pondokgede.

Pemprov DKI Jakarta juga disebut melanggar undang – undang dengan masih menggunakan metode tersebut. Sementara, pengelolaan sampah dengan metode sanitary landfill tidak kunjung terlaksana dengan alasan masih dalam proses lelang.

Pihaknya menghargai hal tersebut, namun bukan berarti kondisi TPST Bantargebang dibiarkan seperti sekarang. Karena, ada sampah yang tingginya mencapai 40 meter.

“Nah artinya ini suatu gambaran bahwa ada kemunduran dari apa yang sudah dijanjikan waktu itu ,” kata Aryanto.

“Makanya ini membuat masyarakat resah dan kami juga resah. Makanya kami datang ke sini. Menurut saya ini satu bukti bahwa lagi – lagi DKI tidak serius. Dari dulu sampai saat ini. kita semakin yakin bahwa DKI tidak serius terhadap TPST Bantargebang di wilayah bekasi,” tuturnya.



loading...

Feeds