Ditanya Solusi Keluhan Para Cabor, Kabid Sapras Dispora Kabupaten Bekasi Bungkam

Atlet sepatu roda Kabupaten Bekasi saat mengikuti kejuaraan. Hingga saat ini, cabor sepatu roda menjadi salah satu cabor yang belum dipastikan terjun di Porda 2018.

Atlet sepatu roda Kabupaten Bekasi saat mengikuti kejuaraan. Hingga saat ini, cabor sepatu roda menjadi salah satu cabor yang belum dipastikan terjun di Porda 2018.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bekasi kabarnya sudah melakukan pertemuan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, membahas persoalan yang menjadi keluhan cabang olahraga (Cabor) jelang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII 2018.

Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dispora Kabupaten Bekasi, Deni membenarkan mengenai pertemuan pembahasan keluhan para cabor. Meski sampai saat ini, belum ada keputusan final dari hasil pertemuan tersebut.

Dirinya juga memilih bungkam saat ditanya solusi dari keluhan para cabor terutama soal sarana dan prasarana jelang BK Porda nanti.

“Sepertinya sudah dijawab oleh Ibu Kadis waktu pertemuan dengan KONI hari Selasa (12/9/2017) kemarin, saya no comment dulu,” ujarnya kepada Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com), Kamis (15/9/2017).

Minimnya Sarpras latihan juga sempat dikeluhkan cabor Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Bekasi. Sekretaris Umum (Sekum) PODSI Kabupaten Bekasi, Khaerul, sebelumnya menyatakan bahwa untuk menghadapi Porda maupun Babak Kulifikasi (BK) masih terkendala peralatan.

“Kita sudah mengajukan ke koni, tapi malah melimpahkan ke dispora,” keluhnya

Hal senada juga disampaikan Ketua Aeromodelling Kabupaten Bekasi, David. Namun, pihaknya tidak memaksakan kehendak dengan melihat kondisi saat ini. Bagi David, dengan peralatan yang dimiliki saat ini, masih bisa digunakan untuk BK. Namun pihaknya menegaskan di pelaksanaan Porda 2018 pemenuhan alat bisa direalisasikan.

“Saya paham dengan kondisi sekarang. Mungkin, kita akan menunggu hingga 2018 nanti,” katanya.

Diakuinya, saat ini beberapa wilayah sudah memiliki peralatan yang maksimal. Kabupaten Bekasi masih tertinggal jauh dari segi persiapan dengan wilayah lain.

“Kita liat saja nanti, di BK kita sudah optimis bisa lolos, meskipun dengan peralatan seadanya. Nanti, kita akan berikan kejutan saat pertandingan porda, dengan peralatan yang sudah diajukan,” tandasnya.

(dan)



loading...

Feeds