Tak Ada Kejelasan, PODSI Kabupaten Bekasi Tagih Peralatan

Atlet dayung saat mengikuti kejuaraan yang dihelat PODSI Kota Bekasi. Foto:Irwan/Radar Bekasi

Atlet dayung saat mengikuti kejuaraan yang dihelat PODSI Kota Bekasi. Foto:Irwan/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Sekretaris Umum (Sekum) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Bekasi, Khaerul, khawatir peralatan bertanding atlet dayung Kabupaten Bekasi jelang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII tidak terpenuhi.

Pasalnya, usulan peralatan yang diajukan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi, hingga saat ini belum ada kepastian.

“Kita berharap agar peralatan bisa maksimal. Termasuk saat kita menghadapi babak kualifikasi yang sudah fixed akan dilaksanakan di Cipule, Karawang Timur akhir tahun ini,” ujar Khaerul kepada Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com), Selasa (12/9/2017).

Ia menambahkan, untuk PODSI Kabupaten Bekasi sendiri diklaim sudah maksimal memberikan pelatihan kepada 40 lebih atlet yang akan bertanding di Porda. Bahkan, Khaerul menegaskan, pihaknya akan memenuhi semua nomor yang akan dipertandingkan.

“Ada dua nomor baru, yakni Slalom dan Rowing. Ini belum ada perahunya, untuk atletnya sudah siap,” katanya.

Mengenai keterlibatan PODSI di semua nomor, sebelumnya sudah disampaikan oleh Ketua Umum PODSI Kabupaten Bekasi, Beny Saputra. Kata dia, langkah tersebut juga masih mempertimbangkan peralatan pendukung.

Meski demikian, Beny mengaku bahwa dirinya masih optimis bisa mengikuti setiap tahapan porda. Termasuk pada saat babak kualifikasi nanti. Dirinya bahkan sudah memetakan kekuatan lawan yang akan terjun di BK nanti. Bandung Barat dan Purwakata dinilai masih menjadi lawan yang kuat.

“Kita usahakan ikut di semua nomor. Termasuk nomor baru, kita akan berupaya,” tegasnya.

(dan)


loading...

Feeds