Pemkot Cermati Kebijakan Pemprov DKI Terkait Pemberlakukan Mobil Pribadi Harus Memiliki Garasi

Sejumlah mobil sedang terparkir di depan rumah dikawasan Perumnas 1 Bekasi Selatan. Selasa (12/9). Pemerintah Kota Bekasi tertarik mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mewajibkan pemilik mobil menyediakan ruang garasi. Foto:Raiza Septianto/Radar Bekasi

Sejumlah mobil sedang terparkir di depan rumah dikawasan Perumnas 1 Bekasi Selatan. Selasa (12/9). Pemerintah Kota Bekasi tertarik mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mewajibkan pemilik mobil menyediakan ruang garasi. Foto:Raiza Septianto/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tertarik untuk mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mewajibkan pemilik mobil menyediakan ruang garasi. Hal tersebut dinilai sebagai salah satu inovasi untuk mengurangi kepadatan kendaraan lalu lintas.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, Kota Bekasi bisa saja mengadopsi ibu kota dalam mengeluarkan kebijakan pemilik kendaraan harus memiliki garasi. Kota Bekasi merupakan penghasil kedua terbesar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Jawa Barat. Sehingga, apabila ada efek pengurangan kendaraan akan berdampak pada pendapatan daerah.

“Yang dimaksudkan satu garasi, satu mobil itu, Pemerintah DKI Jakarta mungkin buat ngurangin kendaraan pribadi. Nah, kalau itu hakekatnya, Bekasi juga setuju,” ujar Rahmat kepada Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com) Selasa (12/9/2017) kemarin.

Rahmat mengatakan, kebijakan satu mobil untuk satu garasi akan menjadi pertimbangan bagi penghuni apartemen. Sebab, banyak lokasi parkir kendaraan di apartemen kurang ideal.

“Kapasitasnya cuma ada sekitar 20 persen dari total penghuninya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota (Dishub) Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengaku tengah memperhatikan penerapan kebijakan tersebut. Menurutnya, apabila kebijakan tersebut akan menghasilkan efek positif, tidak menutup kemungkinan Kota Bekasi akan mengikuti.

“Saat ini sedang kami cermati dan pelajari dulu , seperti apa implementasinya. Kalau hasilnya bagus, insya allah kami ikuti juga, dengan catatan kalau itu berdampak positif,” terang Yayan.

Dia mengatakan, untuk menerapkan kebijakan tersebut tidak bisa langsung terimplementasi. Pasalnya, perlu ada regulasi yang dihasilkan dari kesepakatan antara legislatif dan eksekutif. Menurutnya, lagkah tersebut dilakukan untuk menciptakan payung hukum dari produk sebuah kebijakan.

“Jangan sampai ada orang punya mobil, tapi gak punya garasi,” tegas dia.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Syaherallayali menjelaskan rencana adopsi yang dilakukan Pemkot Bekasi terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta sangat tepat. Sebab, saat ini banyak pemilik kendaraan yang tidak siap menyediakan garasi.

“Kadang satu rumah dua mobil, malah garasinya gak ada. Ini sah-sah saja, karena memang volume kendaraan di Kota Bekasi sudah sangat padat,” tukasnya.

(yay)



loading...

Feeds

Cindy Clara

Penyakit Aneh Ini Serang Si Cantik Clara

Kekiniannya penyakit aneh terus menyerang manusia. Seperti Cindy Clara, perempuan yang tinggal di Cimanggis ini menjadi kurus seketika. Padahal, perempuan …