Ridwan Kamil Butuh Delapan Kursi Lagi untuk Bisa Maju di Pilgub Jabar

Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Ridwan Kamil masih membutuhkan delapan kursi lagi agar bisa maju di Pilgub Jawa Barat 2018.

Bakal calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat berkunjung ke Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Ridwan Kamil masih membutuhkan delapan kursi lagi agar bisa maju di Pilgub Jawa Barat 2018.

POJOKJABAR.com, BEKASI – PKB resmi mengusung Ridwan Kamil menjadi bakal calon Gubernur Jawa Barat. Dengan dukungan ini, Wali Kota Bandung itu sudah mengoleksi dukungan 12 kursi, yakni tujuh dari PKB dan sisanya dari Nasdem.

Meski demikian, untuk bisa maju di Pilgub Jawa Barat 2018, Ridwan Kamil masih membutuhkan minimal delapan kursi lagi.

Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ahmad Ustuchri, pada Senin (11/9/2017) kemarin DPP PKB sudah menyerahkan surat penetapan dukungan untuk Ridwan Kamil.

“Iya, DPP sudah memutuskan merapat ke Ridwan Kamil. Memang itu sudah kita harapkan dari jauh hari,” katanya.

Langkah selanjutnya, kata dia, PKB tetap berkomunikasi dengan partai lain untuk menggalang kekuatan supaya ikut mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat 2018.

“Kita masih kekurangan kursi untuk pengusungan pasangan calon. Untuk melengkapi kekurangan, kita akan terus berusaha melakukan komunikasi intens dengan sejumlah partai,” tuturnya.

Terpisah, bakal calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, optimistis kekurangan syarat kursi akan segera terpenuhi.

“Saya mengucapkan syukur alhamdulillah jika ada partai yang memberikan dukungan politik secara pasti, saya juga akan fokus menambah kekurangan kursi. Saat ini akan ada beberapa partai yang segera merapat,” ungkapnya.

Lelaki yang karib disapa Kang Emil ini mengatakan, dukungan PKB sangat berarti karena sesuai dengan filosofi yang diperjuangkan, yaitu Indonesia yang ber-Pancasila, Islam yang rahmatan lilalamin.

“PKB juga partai yang fokus untuk mensejahterakan masyarakat pedesaan. Kesamaan inilah yang membuat saya sangat cocok,” katanya.

Disinggung soal siapa yang akan mendampinginya di pilgub, Kang Emil belum bisa memutuskannya. Kata dia, soal pasangan akan dibahas setelah partai lain merapat dan jumlah kursi mencukupi untuk mengusung kandidat.

“Soal wakil ini tahap kedua. Soal wakil ini bagaimana nanti koalisi menentukan,” ujarnya

“Kalau dari saya, saya serahkan sepenuhnya pada keputusan koalisi. Kalau kata koalisi, hasil musyawarah A, insya Allah saya akan fatsun,” tambahnya.

(sar)


loading...

Feeds

Ilustrasi PJU.

Dishub Kota Cimahi Pasang 367 PJU Baru

POJOKJABAR.com, CIMAHI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi sepanjang tahun ini telah melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) baru sebanyak …