Parah! Kolam Renang Wibawa Mukti Tak Terurus

Seorang warga melintas di depan Kolam Renang Aquatic Center komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Seorang warga melintas di depan Kolam Renang Aquatic Center komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

POJOKJABAR.com, CIKARANG TIMUR – Sejumlah panel listrik di gelanggang renang komplek Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi dikabarkan hilang, sehingga pengelola diangap tidak serius dalam menjaga aset dan fasilitas yang dibiaya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu.

Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Budaya Pemuda dan Olahraga (Budpora), Deni Rustandi membenarkan, kalau banyak panel listrik yang hilang, akibatnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengalami kerugian sebesar Rp300 juta.

“Sebenarnya kajadian itu sudah lama, makanya banyak lumut di kolam renang, dan itu bukan tidak diurus. Sebab, untuk membersihkan kolam tersebut harus menggunakan listrik untuk sirkulasinya,” ujar Deni.

Kata dia, pihaknya sudah melaporkan kepada pihak kepolisian terkait hilangya sejumlah panel listrik tersebut. Namun hingga kini, belum diketahui siapa pencurinya.

“Kalau pemeriksaan di TKP sudah, tapi belum diketahu pelakunya dan sekarang keamanan di Stadion diperketat,” terangnya.

Namun menurut Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Edi Kurtubi, meski panel listrik tidak ada, seharusnya pemeliharan tetap dilakukan, karena ada anggaran untuk pemeliharan sejumlah venue olahraga milik Pemkab Bekasi.

“Itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, pemeliharan harusnya tetap dilakukan, jangan karena alasan panel listrik hilang, terus tidak diganti dan kondisi kolam renang dibiarkan kotor,” sesal Edi.

Pihaknya pun bakal menjadwalkan pemanggilan Dinas Budpora untuk menjelaskan ihwal hilangnya panel di Stadion tersebut, supaya lebih jelas. “Sebentar lagi kan ada Porda, dan berbagai kegaiatan olahraga lainnya, kalau semaraut seperti sekarang, bagaimana Stadion bisa digunakan,” tukas Edi.

(dho)



loading...

Feeds

KEMANDIRIAN: Perempuan nelayan mengikuti pelatihan pendampingan APWI Kabupaten Sukabumi untuk mewujudkan usaha mandiri. FOTO:SUBHAN/RADARSUKABUMI

APWI Kabupaten Sukabumi Gandeng Perbankan

Keseriusan Asosiasi Pendamping Wiraswasta Indonesia (APWI) Kabupaten Sukabumi dalam menciptakan pengusaha mulai tampak. Salah satunya saat ini APWI melakukan pendampingan …
BPJS Kesehatan

Hipertensi Paling Banyak Sedot Anggaran BPJS

Meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan menggelar kegiatan “BPJS Kesehatan …