Pengalihan Arus di Jalan KH.Noer Ali, Efektifkah?

Pengendara melintas di jalan Raya KH.Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (11/8). Dinas Perhubungan Kota Bekasi  memberlakukan pengalihan arus di jalan tersebut selama tiga bulan mendatang. Foto:Raiza/Radar Bekasi

Pengendara melintas di jalan Raya KH.Noer Ali, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat (11/8). Dinas Perhubungan Kota Bekasi memberlakukan pengalihan arus di jalan tersebut selama tiga bulan mendatang. Foto:Raiza/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi telah memberlakukan pengalihan lalu lintas satu arah di Jalan KH. Noer Alie, Bekasi Barat pada pertengahan Juli 2017. Pengalihan tersebut imbas adanya pembangunan proyek Tol Layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu.

Lokasi yang terletak di Kelurahan Jakasampurna, Bekasi Barat ini awalnya cukup membuat penumpukan pengendara. Di mana arus kendaraan yang datang dari Bekasi menuju Jakarta Timur dialihkan ke Jalan Inspeksi Kalimalang yang berada di sisi selatan Kalimalang.

“Awalnya parah banget ini, apalagi kalau akhir pekan. Tapi kalau hari-hari biasa mendingan,” ujar salah seorang pengendara, Budiman, kepada Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com) di lokasi, Jumat (11/8) siang kemarin.

Dia mengatakan, untuk pengendara yang dari arah Jakarta Timur menuju Bekasi tidak dialihkan. Namun demikian, ia berharap harus semain banyak petugas agar dapat memperlancar arus kendaraan. “Dari awal emang gak dialihkan, cuma yang dari Bekasi  aja,” kata dia.

Pantauan Radar Bekasi, panjang pengalihan arus sendiri mencapai 600 meter. Pengendara akan kembali ke Jalan KH. Noer Ali melewati Jembatan Kincan .

Senada, Fandi Akbar, warga Jakasampurna ini mengatakan pengalihan diniai sudah efektif. Namun demikian, ia berharap Pemkot Bekasi harus menurunkan lebih banyak petugas karena dikhawatirkan akan terjadi kemacetan.

“Kalau macet sore sih itu biasa ya, karena pada pulang kerja. Ya, minimal petugas harus lebih banyak lagi. Apalagi kalau hari Minggu,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bekasi, Yayan Yuliana menjelaskan, pengalihan arus tersebut didukung dengan adanya petunjuk arah. Ada petugas Dishub dan personil kepolsian di beberapa titik untuk memandu para pengendara agar tidak bingung.

“Pengalihan arus pada dasarnya agar tidak ada kepadatan pengendara. Saat pembangunan (proyek tol), selama ini dipenuhi alat berat, supaya lebih safety juga,” jelas dia.

Dia mengatakan pengalihan arus tersebut berlangsung selama tiga bulan kedepan. Dia mengungkapkan sejauh ini pengalihan arus sudah berjalan baik. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan merupakan solusi terbaik agar proses pembangunan tidak terganggu dengan adanya lalu lalang para pengendara yang melewati Jalan KH. Noer Alie. “Sekarang kondisinya sudah bagus untuk dilalui,” tandas dia.

(yay)



loading...

Feeds

SINERGI: (kiri kekanan) Kajari Depok Sufari, Letkol Inf R. Moch. Iskandarmanto, Walikota Depok, Muhammad Idris, Letkol Inf. Slamet Supriyanto, Kapolresta Depok Kombespol Herry Heriawan, Kepala PN Depok Budi S, saat acara lepas sambut Dandim 0508/DPK. Ist

Forkopimda Kota Depok Harus Kompak

POJOKJABAR.com, DEPOK – Setelah melakukan pisah sambut di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0508/DPK, Jumát (13/10/17). Prosesi pergantian Komandan Kodim …