Kejari Cikarang Hentikan Penyelidikan Pengadaan Buku

Rudi Panjaitan.

Rudi Panjaitan.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Direktur Center Of Buggeting Analisys (CBA), Uchok Sky Kadhafi mempertanyakan penghentian penyelidikan pengadaan buku perpustakaan Badan Arsip dan Perpustakaan Daerah (Bapusipda) dengan anggaran Rp1 miliar tanpa proses lelang oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang, Kabupaten Bekasi.

“Apa dasar Kejari Cikarang untuk menghentikan penyelidikan itu?. Padahal sebelumnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,” kata Uchok saat dihubungi Radar Bekasi (Grup Pojokjabar.com), kemarin.

Dijelaskannya, proses lelang pengadaan buku dengan alasan e-katalog tersebut syarat korupsi.

”Itu sangat jelas, dan perlu ada pendalaman dalam pengungkapan yang dilakukan Kejari. Dan yang perlu diketahui, pengadaan tersebut itu terdaftar, dan tidak di e-katalog,” terang Uchok.

Menurut Uchok, untuk membuktikan kinerja Kejari terkait pengungkapan dugaan penyalahgunaan anggaran pada pengadaan buku perpustakaan itu, harus membeberkan kepada publik melalui media massa.

“Untuk membuktikan kinerja penghentian tersebut, seharusnya Kejari juga menggandeng Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sehingga diketahui apakah ada kesalahan administrasi atau merugikan keuangan negara,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cikarang, Rudi Panjaitan menuturkan, alasan pihaknya tidak melanjutkan proses penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan pada kegiatan pengadaan buku perpustakaan, tidak ada unsur penyalahgunaan anggaran.

”Kami sudah klarifikasi kepada pejabat yang bersangkutan. Dari informasi serta dokumen yang dilakukan pengkajian, tidak ada unsur penyalahgunaan anggaran,” kilahnya.
Rudi menjelaskan, selain itu pihaknya juga sudah mendapatkan dasar dari konsultasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

”Dari hasil klarifikasi pejabat yang bersangkutan, juga sudah menjelaskan dan melakukan konsultasi dengan LKPP,” terang Rudi.

Sebagai informasi, pada Daftar Penetapan Anggaran (DPA) pengadaan buku perpustakaan tahun 2016, dana sebesar Rp1 miliar dibelanjakan dalam tiga tahap, yaitu triwulan I Rp368.858.000,- triwulan II Rp355.167.000,- triwulan III Rp275.975.000,-.

Adapun anggaran tersebut untuk pembelian buku pada DPA tidak jelas untuk berapa jumlah bukunya. Hanya tertulis setiap judul buku dalam satu paket, diantaranya, untuk belanja pengadaan buku ilmu keagamaan satu paket sebesar Rp110 juta, pengadaan buku ilmu sosial satu paket Rp110 juta, pengadaan buku ilmu bahasa satu paket Rp160 juta, pengadaan buku matematika dan ilmu pengetahuan alam satu paket Rp90 juta, buku pengetahuan ilmu praktis satu paket Rp110 juta, pengadaan buku arsitektur, kesenian dan olahraga Rp80 juta, pengadaan buku geografi, biologi dan sejarah Rp85 juta.

(and)



loading...

Feeds