Penyerapan APBD Kabupaten Bekasi 2017 Masih Minim

Kepala BPKAD Kabupaten Bekasi, Juhandi.

Kepala BPKAD Kabupaten Bekasi, Juhandi.

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Hingga memasuki semester kedua penyerapan APBD Kabupaten Bekasi 2017 masih sangat rendah. Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bekasi, hingga pertengan Juli 2017 penyerapan anggaran baru 35 persen.

Kepala BPKAD Kabupaten Bekasi, Juhandi, mengatakan masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sedikit menyerap anggaran. Salah satu OPD tersebut ialah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang memiliki anggaran mencapai Rp1,036 triliun.

“Memang yang belum maksimal (penyerapan anggaran) di Dinas PUPR,” katanya beberapa waktu lalu.

Meski begitu, lanjut Juhandi, sudah mulai ada pergerakan kegiatan di Dinas PUPR, seperti adanya lelang kegiatan. Bila jadwal kegiatan tepat waktu maka penyerapan anggaran akan bisa maksimal.

“Mudah-mudahan sampai akhir bulan ini (Juli) bisa sampai 40 persen, apalagi kalau dinas penguna anggaran besar lainnya juga melakukan kegiatan sesuai jadwalnya maka akan bertambah terus penyerapannya,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, membenarkan hingga kini masih minim penyerapan anggaran. Padahal, kata dia, seluruh OPD sudah diperintahkan agar secepatnya memaksimalkan anggaran.

“Lagi digenjot terus nih (penyerapan anggaran), lagi kita omel-omelin terus (OPD) supaya maksimal,” ujarnya.

Namun demikian, Neneng optimistis penyerapan anggaran akan maksimal hingga akhir tahun, meski nantinya akan ada silpa. Ia meminta penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) didahulukan.

“Nggak berpengaruh (di DAK dan DAU), hopefully yang DAK dan DAU itu bisa selesai,” ucapnya.

Dikatakan Neneng, minimnya penyerapan anggaran karena terkendala banyak hal, terutama pasca pilkada. Apalagi pasca pemilihan kepala daerah muncul persoalan lain yang berkaitan dengan PP Nomor 18 Tahun 2017.

“Misalnya saya evaluasi orang-orangnya (pejabat) sekarang karena kinerjanya, dampaknya kan banyak waktu terbuang. Yaudah yang sekarang aja ini kita maksimalin terus supaya bisa tuntas,” ungkapnya.

(dho)



loading...

Feeds