Yahh… Tol Becakayu Batal Dipakai Pemudik Tahun Ini

Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dan Petugas Lapangan Tol Becakayu Seksi B-C Cipinang Bali-Jakasampurna usai memantau kondisi pembangunan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu), beberapa hari lalu.

Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dan Petugas Lapangan Tol Becakayu Seksi B-C Cipinang Bali-Jakasampurna usai memantau kondisi pembangunan tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu), beberapa hari lalu.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) batal dilalui pemudik. Keputusan pembatalan dilakukan karena terjadi miskomunikasi antara pihak pengembang dengan Kementerian Perhubungan. Sebelumnya, diagendakan jalan ini akan bisa digunakan mulai Minggu (18/6/2017) mulai dari RS Harum hingga simpang Caman, Sumber Artha.

“Ada klarifikasi sedikit. Jadi, ada jadwal pengunduran untuk Tol Becakayu bisa dilalui para pemudik,” ungkap Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombespol Hero Bachtiar yang mendadak jadi jubir pihak Kemenhub dan pengembang.

Namun, belum dapat dipastikan kapan jalan tol dengan tiga ruas lajur itu bisa digunakan untuk dilalui para pemudik.

“Saya tidak tahu terlalu banyak. Intinya, kami hanya menginformasikan kembali. Lagi pula memang belum bisa dilalui karena proyek belum seutuhnya jadi,” katanya.

Kapolres justru memaparkan kekuatan personelnya untuk kesiapan arus mudik dan balik Lebaran 2017. Dia mengklaim pihaknya menyiagakan 1.884 personel terdiri dari 1227 orang personil kepolisian ditambah organisasi masyarakat dan elemen masyarakat lainnya.

Ia menjelaskan, bahwa personil disiagakan untuk melakukan pengamanan selama arus mudik hingga arus balik. Dimulai dari H – 7 hingga H + 7 Hari Raya Idul Fitri. Polres Metro Bekasi Kota juga telah mendirikan sepuluh pos pengamanan beserta tiga pos pelayanan dan satu check point (titik perhentian).

“Boleh dibilang 90 persen pos tersebut sudah siap dioperasikan. Meski ada satu dua yang masih dalam tahap pengerjaan, tapi dijanjikan rampung sebelum H-7 sehingga bisa difungsikan sebagai pos pemantauan arus mudik,” katanya.

Pihaknya juga telah melakukan pemetaan titik – titik jalur mudik yang rawan teerjadi kemacetan. “Pemetaan titik macet sudah dilakukan, rekayasa lalu lintas juga tengah disiapkan. Namun pemberlakuan sistem buka tutupnya bersifat insidental sesuai kondisi yang terjadi nanti,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Jalur Tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu (Becakayu) dari arah Cawang ke Bekasi akan digunakan untuk pemudik mulai tanggal 18 Juni 2017 mendatang. Demikian hal itu disampaikan oleh Korldinator Lapangan Tol Becak Kayu Seksi B-C dari Cipinang Bali sampai Jakasampurna, Abdul Kholik.

“Untuk sepeda motor lewat bawah, yang atas untuk kendaraan roda empat. Dari depan (Rumah Sakit) Harun sampai sini (Sumber Arta, Jalan Raya Kalimalang), dari arah Cawang ke Bekasi,” kata dia.

Pihaknya berencana untuk memperbaiki jalan yang masih berlubang. Dan, menyelesaikan pengerjaan jalan untuk digunakan pada tanggal 18 Juni mendatang. “Ini kan masih banyak yang lubang – lubang, kita rencana perbaikan tanggal 17 pukul 00.00 WIB.” Ucapnya.

Mengenai kelaikan jalur tol yang belum pernah digunakan itu, ia yakin sudah layak dan dapat digunakan. “Insya Allah sudah (laik). Sifatnya sementara, tapi Insya Allah sudah aman, karena rambu – rambu sudah terpasang,” tuturnya saat itu, Kamis (15/6/2017).

(neo)



loading...

Feeds

Bogorku Bersih

Malam Puncak Bogorku Bersih Meriah

Pada malam puncak Bogorku Bersih ini diumumkan pemenang Bogorku Bersih dari berbagai kategori, mulai pemukiman tepi sungai, pasar, perumahan, higga …