Warga Minta Pemda Usut Pencemaran Kali CBL

Warga sedang mencari ikan di Kali CBL. Sungai Cilemahabang dan Kali CBL tercemar limbah industri.Foto:Raiza/Radar Bekasi

Warga sedang mencari ikan di Kali CBL. Sungai Cilemahabang dan Kali CBL tercemar limbah industri.Foto:Raiza/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com TAMBUN UTARA – Pada Kamis (18/5/2017) kemarin, warga beramai-ramai mendatangi Kali CBL. Mereka ingin melihat langsung soal kabar banyaknya ikan yang terkapar di tepi kali.

Saat diamati, ternyata benar. Banyak ikan yang menepi dan terkapar lemas. Warga menduga ikan-ikan tersebut keracunan limbah industri. Karena memang bukan rahasia lagi kalau Kali CBL seringkali dimanfaatkan oleh orang tak bertanggungjawab untuk membuang limbah.

Anehnya, banyak warga yang memanfaatkan kesempatan itu. Bukannya khawatir atau takut racun dari limbah industri, warga justru memungut ikan-ikan yang menggelepar karena diduga keracunan.

Ada warga yang membawa wadah besar dan ember. Mereka memungut ikan tersebut untuk diolah sebelum dikonsumsi.

Supangat (49), warga setempat mengatakan fenomena tersebut seringkali terjadi. Ia menduga itu disebabkan limbah industri yang mengaliri Kali CBL.

Menurutnya, ikan-ikan kecil itu biasanya mencari aliran sungai yang belum tercemar limbah untuk habitat barunya.

“Ikan-ikan ini biasanya terjadi saat aliran sungai tercemar limbah, ikan ini mencari habitat baru dan naik ke sungai kecil,” katanya.

Tapi karena air yang mengalir saat ini sedikit, sehingga ikan banyak yang terjebak di air dangkal. Dalam waktu beberapa menit saja, banyak warga yang mendapat ikan seember.

“Kita sih tahu ikan-ikan ini tercemar limbah, makanya kalau mau dimakan ditaruh dulu di ember baru kita olahin biar limbahnya hilang,” tuturnya.

Meski warga senang karena mendapat ikan secara gratis, namun tetap saja mereka tak senang jika sungai dan kali tercemar limbah. Warga meminta agar Pemerintah Kabupaten Bekasi menelusuri persoalan ini dan mencari pelakunya.

“Ekosistem memang perlu dijaga supaya ada kehidupan di sungai dan banyak ikan lain yang juga banyak hidup di aliran sungai,” ungkapnya.

(dho)


loading...

Feeds