Dugaan Penyimpangan Pembangunan Jembatan Bagedor, Adang Datangi Kejari

Inilah Jembatan Bagedor di Kecamatan Muaragembong. Jembatan ini dibangun terlalu rendah sehingga menyulitkan lalu lintas perahu nelayan.Foto:Raiza/Radar Bekasi

Inilah Jembatan Bagedor di Kecamatan Muaragembong. Jembatan ini dibangun terlalu rendah sehingga menyulitkan lalu lintas perahu nelayan.Foto:Raiza/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Setelah mendatangi Polres Metro Bekasi beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Adang Sutrisno, terlihat mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, Kamis (18/5/2017).

Mengenakan batik berawarna coklat, Adang menemui Kepala Kejari Kabupaten Bekasi Risman Tarihoran, sekitar pukul 10.30.

Ditemui usai keluar dari ruangan kejari, Adang mengaku kedatangannya itu hanya untuk berkonsultasi.

“Saya datang mau konsultasi aja, tidak ada pemeriksaan atau pemanggilan,” katanya.

Beberapa hari belakangan ini, Adang tampak sibuk mendatangi lembaga penegak hukum setelah muncul dugaan korupsi dari pembangunan Jembatan Bagedor di Muaragembong. Pembangunan jembatan tersebut kini diselidiki Polda Metro Jaya.

Beberapa waktu lalu, Adang terlihat mendatangi Porles Metro Bekasi. Saat itu, ia mengaku kalau kedatangannya ke polres untuk membicarakan soal pembangunan rumah dinas kaporles.

“Memang sudah ditangani Polres Metro Bekasi (laporan proyek pengerjaan Jembatan Bagedor di Muaragembong), kalau ada tindakan korupsinya di mana ya? Ya buktikan aja nanti,” katanya.



loading...

Feeds