Gandeng Kaum Gay, Ini Rencana KPU Kota Bekasi

: Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni sedang membaca buku. KPU Kota Bekasi akan menggandeng kaum gay di pesta demokrasi 2018 mendatang.Foto:Yahya/Radar Bekasi

: Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni sedang membaca buku. KPU Kota Bekasi akan menggandeng kaum gay di pesta demokrasi 2018 mendatang.Foto:Yahya/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – KPU Kota Bekasi akan menggandeng komunitas gay untuk menjadi relawan demokrasi di Pilkada Kota Bekasi dan Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang. Relawan ini nantinya mensosialisasikan pelaksanaan pesta demokrasi kepada kaum gay.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni, mengatakan perekrutan komunitas gay tidak menyalahi aturan selama yang bersangkutan mempercayai sistem demokrasi. Keterlibaan komunitas gay ini juga sudah mendapatkan dukungan dari KPU pusat.

“Syaratnya sama dengan relawan demokrasi lainnya, yang penting memperayai sistem demokrasi,” ujar Nurul kepada Radar Bekasi.

Nurul mengatakan, saat pilpres 2014 lalu ada satu orang yang berasal dari komunitas gay. Kota Bekasi juga menjadi satu-satunya di Jawa Barat yang memiliki relawan dari kaum gay.

Dia menargetkan jumlah tersebut bisa bertambah pada pilkada serentak kali ini. Pemilihan yang bersamaan membutuhkan energi lebih banyak untuk melakukan sosialisasi.

“Apalagi untuk kaum gay sendiri selama ini tidak tertata dengan baik. Maka dari itu kami berharap tingkat partisipasinya juga meningkat jika ada penambahan pada relawan demokrasi,” katanya.

KPU Kota Bekasi membagi lima segmen yang tergabung dalam relawan demokrasi, seperti pegiat agama, penyandang disabilitas, kelompok pemilih pemula, kaum marjinal, dan komunitas gay.

Dari lima segmentasi tersebut, KPU Kota Bekasi membuka pendaftar bagi 25 calon relawan demokrasi. Nurul memastikan keterlibatan komunitas gay tidak akan memunculkan praktik

“Selama hak politiknya tidak dicabut mereka semua berhak terlibat,” jelasnya.

Menurutnya, kaum gay lebih condong bersikap apatis terhadap penyelenggaraan pilkada. Sebab, mereka merasa siapapun pemimpinnya tidak akan mampu mewujudkan haknya sebagai anak bangsa.

“Target kami meningkatkan partisipasi pemilih dengan menggiatkan banyak sosialisasi untuk meminimalisir apatisme mereka,” katanya.

(yay)



loading...

Feeds

MEGAH: Pabrik semen milik PT SCG terus mendapat sorotan lantaran banyak dugaan pencemaran lingkungan. DOKUMENTASI RADARSUKABUMI

Tindak Tegas PT SCG Sukabumi

Bila perlu bikin Panitia Khusus (Pansus). Dan selama pembahasan, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan pertambangan,
Tagih-Janji-Camat

Warga Kabupaten Bogor Tagih Janji Camat

Desakan warga agar camat Citeureup mengundurkan diri semakin menguat. Senin (24/04/2017), warga yang diwakili para pemuda yang dalam aliansi masyarakat …