Wali Kota Lakukan Sidak, Izin Pembangunan Jadi Sorotan

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat lakukan sidak ke sejumlah proyek pembangunan di Kota Bekasi. Foto:Dede Adhitama/Radar Bekasi

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat lakukan sidak ke sejumlah proyek pembangunan di Kota Bekasi. Foto:Dede Adhitama/Radar Bekasi

POJOKJABAR.com, BEKASI – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah lokasi pembangunan, guna mengevakuasi perizinan baik yang sudah diterbitkan maupun yang belum. Hal ini dilakukan guna menanggapi keluhan warga akan dampak pembangunan yang tidak mengindahkan aturan, sehingga berimbas ke pemukiman warga seperti banjir.

Wali Kota Bekasi yang akrab di sapa Pepen ini mendatangi sejumlah lokasi titk investasi di Kota Bekasi. Sebagai bentuk kewajiban pemerintah terhadap pengakkan aturan, agar tidak berdampak buruk ke masyarakat.

Dalam evaluasi tersebut, pihaknya menegaskan, kajian lingkungan sangat penting dilakukan sebelum investor melakukan pembangunan di Kota Bekasi.

“Evaluasi bukan berarti kita main saklek – saklekan, tetapi kita tetap harus melakukan law enforcement yang dikaji dari aspek teknisnya, seperti, amdalnya, banjirnya jika bangun ditempat tersebut ada dampak nya tidak ke masyarakat,” kata Pepen saat sidak ke lokasi Kamis (20/4/2017)

Pepen melanjutkan perizinan diterbitkan pada saat tata ruang dan detail nya sudah ada, jika ada masyarakat yang tidak setuju atau menolak apa yang telah diterbitkan oleh pemerintah silahkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Investor berinvestasi, memerlukan jaminan hukum pada saat mereka menanamkan modalnya di Kota Bekasi dan perlu jaminan sehingga tidak berimplikasi negatif terhadap image Kota Bekasi.

“Izin kan di keluarkan atau diterbitkan, dan itu harus melalui kajian terlebih dahulu, jangan sampai menjadi image buruk terhadap Kota Bekasi. Apalagi investor menanamkan modalnya harus terlindungi oleh hukum, jangan terjadi konflik dengan warga sekitar nantinya, ada jumlah 2,6 juta data penduduk, apa bila ada implikasi image rush yang tidak baik itu implikasi sosialnya sangat luar biasa, kestabilan ekonomi harus dijaga,” tegasnya.



loading...

Feeds

MEGAH: Pabrik semen milik PT SCG terus mendapat sorotan lantaran banyak dugaan pencemaran lingkungan. DOKUMENTASI RADARSUKABUMI

Tindak Tegas PT SCG Sukabumi

Bila perlu bikin Panitia Khusus (Pansus). Dan selama pembahasan, pihak perusahaan tidak boleh melakukan kegiatan pertambangan,
Tagih-Janji-Camat

Warga Kabupaten Bogor Tagih Janji Camat

Desakan warga agar camat Citeureup mengundurkan diri semakin menguat. Senin (24/04/2017), warga yang diwakili para pemuda yang dalam aliansi masyarakat …