KONI Kabupaten Bekasi Lepas Tangan Soal Polemik Askab PSSI dan Manajer Suratin

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli.

POJOKJABAR.com, BEKASI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi nampaknya enggan terlalu jauh menyikapi polemik ditubuh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bekasi.

Mencuatnya masalah transparansi anggaran ditubuh Askab PSSI Bekasi sempat disoal Manajer Suratin Kabupaten Bekasi, Maman Supratman.

Maman sempat mendatangi KONI Kabupaten Bekasi, menanyakan kejelasan anggaran yang diberikan KONI ke induk olahraga sepakbola Kabupaten Bekasi tersebut Senin (17/4/2017). Mengingat, hingga saat ini belum ada kejelasan pembayaran hak official dan tim Suratin 2016, yang sebelumnya sempat dijanjikan.

Ketua KONI Kabupaten Bekasi, Romli, membenarkan bahwa pihaknya sudah menyerahkan anggaran keseluruhan yang diajukan Askab. Namun, terkait adanya utang piutang ditubuh Askab, Romli mengaku tidak tahu menahu. Bahkan dirinya menegaskan hal itu bukan menjadi wewenang KONI untuk ikut campur urusan internal Askab.

“Manajer suratin sudah menyampaikan pada kita terkait anggaran. Saya sendiri sudah jelaskan bahwa kita tidak ada kaitannya dengan persoalan yang disampaikan manajer suratin karena bagaimanapun juga itu merupakan ranah Askab,” ujar Romli kepada Radar Bekasi, Kamis (20/4/2017).

Namun kata dia, hal tersebut menjadi tanggung jawab Askab pada KONI terutama pada laporan pertanggung jawaban (LPJ). Diketahuinya, di Askab PSSI ada banyak yang bernaung dibawahnya seperti sepak bola, futsal bahkan didalamnya juga ada tim suratin dan tim Pekan Olahraga Daerah (Porda).

“Nah kita ada anggaran dan sudah diserahkan semuanya pada Askab untuk mengatur. Kemarin anggaran kecil, kerena kemarin kan PSSI lagi masalah sehingga tidak ada kegiatan di tahun 2016,” terangnya.

Terkait anggaran yang diserahkan lanjut Romli, pihak KONI menyerahkan langsung pada Askab. Namun, terkait persoalan dengan tim suratin, Romli menyebut, itu merupakan hak dari Askab untuk menyelesaikannya. Hal itu juga sudah disampaikannya saat Maman menyambangi KONI.

Pasca pertemuan tersebut Romli mengaku antara manajer suratin dan pihak Askab sudah melakukan pertemuan. Apapun keputusan yang muncul kata dia, tidak menjadi hak KONI untuk mengetahui hasil dan putusan yang dicapai, karena, menyangkut persoalan internal Askab.

“Dan kita tidak mau dilibatkan. Karena bukan ranah kita untuk membahas hal tersebut. Bahkan, kita gak pernah tau ada utang piutang diantara mereka. Dan kita gak pernah ada utang piutang,” tandasnya.

(dan)


loading...

Feeds