Gaji Guru Belum Dibayar, Disdik Kabupaten Bekasi Pasrah

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKJABAR.com, CIKARANG PUSAT – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi, MA Supratman, membenarkan ribuan guru setingkat SMA belum menerima tunjangan dalam bentuk apapun selama empat bulan sejak Januari 2017. Penyebabnya, di antaranya standarisasi pembiayaan pendidikan yang belum disahkan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Selain itu provinsi tidak mengenal tunjangan untuk honorer hanya ada rendumerasi (penggajian), dan itu kenapa gaji belum turun karena penyesuaiannya agak lama,” kata Supratman, Kamis (20/4/2017).

Belum terbayarkannya hak guru menjadi ironis. Karena kata Supratman, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah memberi bantuan keuangan ke provinsi sebesar Rp99 miliar. Anggaran yang bersumber dari APBD 2016 itu untuk honor dan biaya pendidikan.

“Meski Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah memberikan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis harus tetap disesuaikan dengan provinsi. Makanya tidak bisa kita begitu saja meminta untuk cepat-cepat (untuk bayar tunjangan) karena kewenangannya ada di provinsi dan kita tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Supratman mengaku sudah mewanti-wanti agar kewenangan setingkat SMA tidak diambil alih seperti status jalan milik provinsi dan pusat. Karena ketika pemerintah daerah tingkat II ingin memperbaiki ‘kerusakan’ justru terbentur dengan kewenangan yang terbatas.

“Saya kan sudah teriak-teriak jangan sampai seperti jalan yang diserahkan kewenangannya, seperti jalannya rusak ada di kita terus mau membenarkan tapi tidak boleh karena terbatas kewenangannya,” katanya.



loading...

Feeds

Ilustrasi

Ada Alquran Bodong di Sukamaju Bogor

Beredarnya Alquran bodong di Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung membuat gaduh. Warga pun meminta agar pihak terkait melakukan penindakan dan menangkap …